Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menpan RB Apresiasi Aplikasi Tangerang Ayo Buatan Pemda
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Tangerang, IDN Times - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas, meresmikan super apps milik Pemerintah Kota Tangerang, Tangerang Ayo, di Gedung Grha Bakti Karya, Modernland, Kota Tangerang, Kamis (21/12/2023).

Azwar mengatakan, saat ini masyarakat membutuhkan aplikasi yang terintegrasi dengan seluruh layanan agar tak perlu mengunduh banyak aplikasi.

"Pertama saya mengapresiasi super apps ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenpan RB bahwa ke depan tidak boleh satu inovasi satu aplikasi. Maka sejak saya di Kemenpan, saya tidak pernah meresmikan aplikasi, seperti di Tangerang ini bagaimana bisa terintegrasi," ujar Menteri Azwar.

1. Menteri Azwar ingin daerah lain kembangkan aplikasi yang sudah ada

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Menteri Azwar mengungkapkan, Tangerang Ayo yang dimiliki oleh Kota Tangerang saat ini sudah bisa menyatukan pelayanan masyarakat dan penilaian kinerja dari aparatur sipil negara (ASN).

"Kelebihan di Tangerang, bisa mengintegrasikan ke e-kinerja. Jadi ASN yang membantu masyarakat dalam pelayanan langsung masuk ke laporan e-kinerja. Ini bagus," tuturnya.

2. Azwar ingin ASN juga tak berpaku pada sektoral

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Saat ini, kata Menteri Azwar, aplikasi Tangerang Ayo tersebut sudah bisa membuat ASN tak hanya terpaku pada tugas sektoralnya, tetapi juga bisa ikut melayani masyarakat di sektor lain.

"Jadi misalnya teman di Dinas Pendidikan bisa membantu tetangga bikin KTP ke aplikasi tadi. Sehingga tidak perlu ke kantor pelayanan, karena ke depan Indonesia akan mengarah ke digitalisasi birokrasi yang serius seiring dengan yang ditandatangani Pak Presiden," jelasnya.

3. Azwar ingin birokrasi di Indonesia lebih mudah dengan digitalisasi

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Ke depan, lanjut Menteri Azwar, pihaknya ingin digitalisasi birokrasi bisa diterapkan di seluruh daerah di Indonesia, di mana masyarakat tak lagi dipersulit dengan birokrasi yang panjang, namun sudah bisa melalui digital. Seperti yang saat ini sedang dikerjakan, yakni digital payment bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, dan digital ID yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

"ke depan sudah mulai jalan Pak Mendagri bersama kami, bagaimana orang sudah tidak perlu bawa KTP lagi, tapi pakai IKD atau identitas kependudukan digital, ini kita dorong ke seluruh layanan publik," tuturnya.

Pihaknya pun bakal memasukkan aplikasi Tangerang Ayo tersebut ke Deputi Pelayanan Publik untuk jadi inovasi yang bisa direplikasi daerah lain. 

"Sekarang daerah lain sedang mengembangkan. Tangerang layak untuk didatangi dan dipelajari. Dulu juga Tangerang ke daerah lain. Tapi Tangerang menambah fiturnya, bisa saja ada tambahan fitur baru, saya kira replikasi paling mudah, di PanRB ada replikasi inovasi," ungkapnya.

4. Azwar juga resmikan Tangerang Goverment University

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Selain meresmikan aplikasi, Menteri Azwar juga resmikan Tangerang Government University yang berada di lahan yang sebelumnya diperuntukan Pekan Olahraga Provinsi Banten, kini berubah fungsi menjadi Grha Bakti Karya untuk pengembangan sumber daya manusia. 

"Bukan hanya untuk Pemkot Tangerang, tapi juga bisa untuk masyarakat. Kalau untuk khusus pegawai, Grha Bakti Karya ini menjadi Tangerang Goverment University, pusatnya pengembangan SDM untuk meningkatkan kompetensi, keahlian, agar birokrasi semakin profesional," jelasnya.

Jadi, bukan hanya untuk ASN saja, pengembangan SDM juga dilakukan untuk pegawai P3K dan honorer. Total, kurang lebih ada 20 ribu pegawai yang melakukan pelatihan dan peningkatan SDM di gedung tersebut.

"Makanya, tidak bisa tertampung semua di gedung ini, jadi 70 persen akan belajar melalui daring aplikasi Tangerang Goverment University, karena sudah ada aturan Kemenpan RB-nya, setiap pegawai harus melewati 20 jam pembelajaran dalam satu tahun," ujarnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article