Tangerang, IDN Times - Penumpang wanita berinisial FA diusir atau deplane dari pesawat maskapai Batik Air, usai mengaku membawa bom kepada awak kabin. Kejadian tersebut terjadi sebelum keberangkatan pesawat dengan nomor penerbangan ID-6272 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK) pada Selasa (15/4/2025).
Adapun tujuan pesawat itu adalah Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado (MDC).
Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula saat FA yang duduk di kursi 11E diketahui menyampaikan pernyataan mengandung unsur ancaman, yaitu mengaku membawa bom kepada salah satu pramugari. "Saat pesawat masih dalam proses persiapan keberangkatan," kata Danang.
