Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PDI P Banten Sudah Terima Pengunduran Diri Mulyadi Jayabaya
Ketua DPD PDI-P Banten, Ade Sumardi (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Lebak, IDN Times - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Ade Sumardi mengaku sudah menerima pengunduran diri tokoh PDI Perjuangan Banten, Mulyadi Jayabaya. Di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Jayabaya malah mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Padahal, PDI Perjuangan mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Menanggapi manuver politik Mulyadi Jayabaya itu, Ade menyebut pihaknya tidak memikirkannya. PDI Perjuangan, kata dia, fokus untuk memenangkan Ganjar-Mahfud

"Santai. Ada pun orang yang mau ke sana ke sini, sudah nggak kita pikirkan," kata Ade usai acara kampanye calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD di Lebak, Rabu (13/12/2023).

Di sisi lain, Ade mengaku senang karena karena dalam Debat Pilpres 2024 perdana yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa malam (12/12/2023), dukungan untuk Ganjar-Mahfud naik. 

1. PDI-P Banten sudah menerima surat pengunduran diri Mulyadi Jayabaya

Airin Rachmi Diany bercengkrama dengan Mulyadi Jayabaya (IDN Times/Muhamad Iqbal)

Ade mengatakan, pihaknya sudah menerima surat pengunduran diri Mulyadi Jayabaya sebagai kader berlogo banteng tersebut. Merespons itu, dia juga mengaku tak mau ambil pusing.

"Suratnya ada, tetapi kita lihat lah nanti.  Intinya bahwa kami sudah tidak mikirin," kata dia.

Pihaknya, lanjut Ade, sekarang ada di seberang. "Kalau ada orang menyeberang ke kiri masa kita teriak 'sini'," kata Ade.

2. PDI-P Banten fokus menangkan Ganjar-Mahfud dengan target 50 persen lebih suara

Pengumuman capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (IDN Times/Istimewa)

Ade menyebut, PDI Perjuangan di Banten saat ini tengah fokus mengupayakan kemenangan Ganjar-Mahfud dengan target tinggi.

"Target 50 persen lebih, demi rakyat Indonesia," kata Ade.

3. Mahfud: ada orang dablek ikut campur tangan di Pemilu 2024

IDN Times/Muhamad Iqbal

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden, Mahfud MD menyebut ada orang "dablek" yang ikut campur tangan dalam perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Kecurangan pun tak terhindarkan.

"Sekarang sih banyak orang-orang dablek merepresi (menekan) kontestan. Bukan kontestan ikut-ikutan mendiskriminasi kontestan," kata Mahfud di Kampus Faletehan Serang, Rabu (13/12/2023).

Padahal biasanya dan menurut pengalamannya sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), di era reformasi kecurangan dilakukan oleh kontestan pemilu. Meski demikian, Mahfud tidak menjelaskan lebih lanjut, siapa pihak yang dia sebut "dablek" itu.

Editorial Team

Related Article