Tangerang Selatan, IDN Times - Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Anhar Riza Antariksawan enggan berkomentar mengenai salah satu warga Perumahan Batan Indah, Serpong yang menguasai bahan radioaktif secara ilegal. Batan menyerahkan kasus itu kepada kepolisian.
Sebelumnya, Mabes Polri bekerja sama dengan Batan dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menggerebek sebuah rumah di Batan Indah (24/2). Dari rumah milik S itu, petugas tampak membawa keluar drum yang berisi radioaktif.
S diketahui bekerja di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR) Batan.
