Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sister Company Summarecon Siapkan Rp200 M, Gabungkan 3 Bisnis Ritel

Kab. Tangerang
Sister Company Summarecon Siapkan Rp200 M, Gabungkan 3 Bisnis Ritel
Sister Company Summarecon Siapkan Rp200 M, Gabungkan 3 Bisnis Ritel (Dok. Summarecon)
  • Joysparks Group, sister company Summarecon, menggabungkan Star Department Store, Happy Harvest Supermarket, dan Lintas Bookstore untuk memperkuat portofolio di tengah tekanan daya beli.
  • Grup menilai ritel offline masih prospektif; Happy Harvest telah masuk pada 2024, sedangkan Lintas Bookstore dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV 2026.
  • Joysparks menyiapkan capex Rp150–200 miliar per tahun untuk ekspansi, menargetkan 10 gerai tahun ini dan pembukaan gerai pertama di luar mal Summarecon di Bogor pada 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang, IDN Times - Perusahaan ritel yang merupakan sister company dari Summarecon, Joysparks Group, memperkuat bisnis dengan menggabungkan tiga lini usaha di bawah satu payung. Grup ini menaungi Star Department Store, Happy Harvest Supermarket, dan Lintas Bookstore.

Langkah tersebut dilakukan di tengah perubahan perilaku konsumen dan tantangan industri ritel akibat daya beli masyarakat yang dinilai masih menghadapi tekanan.

Finance Director Joysparks Group, Dedy Wongso, mengatakan penggabungan tiga lini bisnis menjadi strategi perusahaan untuk menangkap potensi konsumsi domestik yang terus berkembang.

“Langkah ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap potensi pasar konsumsi domestik yang terus berkembang,” ujar Dedy, Rabu (19/8/2026).

  1. 1. Bidik pertumbuhan ritel offline

    Ilustrasi terkait rencana sister company Summarecon menyiapkan Rp200 miliar untuk menggabungkan tiga bisnis ritel.
    Sister Company Summarecon Siapkan Rp200 M, Gabungkan 3 Bisnis Ritel (Dok. Summarecon)

    Menurut Dedy, Star Department Store telah menjalankan bisnis sejak 2007. Awalnya, perusahaan hanya berfokus pada bisnis department store sebelum mulai melakukan diversifikasi ke sektor kebutuhan primer.

    Pada 2024, perusahaan mulai masuk ke bisnis supermarket melalui gerai pertama Happy Harvest di Summarecon Mall Bandung. Sementara itu, Lintas Bookstore dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026.

    Dedy optimistis bahwa bisnis ritel secara langsung atau offline masih memiliki prospek meski industri tengah menghadapi tantangan penurunan daya beli. Menurutnya, konsumen masih memiliki kebutuhan untuk datang langsung ke toko dan mendapatkan pengalaman berbelanja secara fisik.

    “Kami melihat pembeli offline atau yang datang langsung ke gerai masih sangat tinggi,” katanya.

    Ia mengatakan bahwa kinerja bisnis ritel perusahaan pada tahun sebelumnya masih mencatat pertumbuhan satu digit dan berada di atas rata-rata industri sejenis.

    Dengan menyatukan department store, supermarket, dan toko buku, Joysparks Group berharap memiliki portofolio bisnis yang lebih beragam.

    “Penggabungan lini bisnis department store, supermarket, dan toko buku dalam grup yang sama bisa menjadi tawaran yang lebih kuat untuk portofolio ke depannya,” ujar Dedy.

  2. 2. Siapkan capex Rp150-Rp200 miliar per tahun

    Dokumentasi Summarecon terkait rencana perusahaan afiliasi menyiapkan Rp200 miliar untuk menggabungkan tiga bisnis ritel.
    Sister Company Summarecon Siapkan Rp200 M, Gabungkan 3 Bisnis Ritel (Dok. Summarecon)

    Untuk memperkuat ekspansi, Joysparks Group menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar per tahun. Anggaran tersebut disiapkan untuk mendukung ekspansi selama dua tahun ke depan.

    Tahun ini, Joysparks Group menargetkan memiliki total 10 gerai yang terdiri dari empat department store, lima supermarket, dan satu toko buku.

    “Per tahun ini kami akan mengoperasikan total 10 gerai. Ini gabungan, toko bukunya satu, supermarket lima, lalu department store empat,” tuturnya.

    Jumlah tersebut ditargetkan kembali bertambah hingga dua kali lipat dalam dua sampai tiga tahun mendatang.

  3. 3. Ekspansi pertama justru di luar Summarecon

    Ilustrasi perusahaan saudara Summarecon yang menyiapkan dana Rp200 miliar untuk menggabungkan tiga bisnis ritel.
    Sister Company Summarecon Siapkan Rp200 M, Gabungkan 3 Bisnis Ritel (Dok. Summarecon)

    Menariknya, ekspansi Joysparks Group tidak hanya menyasar pusat perbelanjaan yang berada di bawah jaringan Summarecon.

    Dedy mengatakan perusahaan justru akan melakukan salah satu ekspansi pertamanya di luar jaringan mal Summarecon. Gerai tersebut direncanakan hadir di Bogor pada 2026.

    “Dalam waktu dekat, ini pijakan kaki pertama memang di luar Mal Summarecon, yang mana tahun ini juga kami akan buka, rencananya di Bogor,” ujarnya.

    Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi Joysparks Group untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menguji konsep bisnisnya di lokasi di luar ekosistem pusat perbelanjaan Summarecon.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More