Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, dalam rangka mengantisipasi pembelajaran jarak jauh di daerah blank spot, pihaknya telah meminta karang taruna yang berada di masing-masing desa untuk melakukan bimbingan belajar terhadap para siswa dengan membuat kelompok-kelompok belajar. Setiap materi yang diajarkan ditentukan dari pihak sekolah masing-masing.
Sementara, untuk daerah yang masih terjamah jaringan internet, pihaknya telah meminta untuk menggunakan wifi desa atau rumah belajar yang dibuat di masing-masing kelompok belajar.
"Kuotanya dibeli bersama, kan ada waktu paling sekolah empat jam daring. Di luar itu dimatikan. Itu digerakkan oleh karang taruna atau pemuda-pemuda," kata Iti saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2020).