Serang, IDN Times – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten menerapkan strategi agresif untuk mengejar tunggakan pajak dengan mendatangi langsung wajib pajak ke rumah atau door to door. Dalam skema ini, setiap pegawai dibebani target menagih 10 wajib pajak setiap bulan.
Kepala Bapenda Banten, Berly Natakusumah, mengatakan kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh pegawai, baik di lapangan maupun administrasi.
“Seluruh pegawai Bapenda Provinsi Banten memiliki target 10 tagihan yang harus dibayarkan setiap bulan. Setiap bulannya satu pegawai 10 (wajib pajak),” ujar Berly, Jumat (17/4/2026).
Siap-Siap, Penunggak Pajak di Banten Bakal Dikejar Sampai ke Rumah

1. Dari 960 pegawai, Bapenda targetkan 9.600 tunggakan dapat ditagih
Dengan total sekitar 960 pegawai, Bapenda Banten menargetkan sedikitnya 9.600 tunggakan pajak dapat ditagih setiap bulan melalui program tersebut.
Berly menjelaskan, pendekatan langsung ke rumah wajib pajak tidak semata-mata berorientasi pada penagihan, tetapi juga edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya membayar pajak. Dalam pelaksanaannya, Bapenda akan melibatkan perangkat lingkungan seperti RT dan RW.
“Pendekatan ini kita lakukan secara humanis. Kita ingin mengajak masyarakat memahami bahwa pajak berdampak langsung pada pembangunan Banten,” katanya.
2. Pegawai datangi rumah warga malam hari atau akhir pekan
Penagihan akan dilakukan di luar jam pelayanan agar tidak mengganggu operasional kantor. Aktivitas tersebut bahkan dimungkinkan dilakukan pada malam hari maupun akhir pekan.
“Setelah jam pelayanan selesai, kita langsung melaksanakan tugas. Bisa malam atau Sabtu-Minggu,” ujar Berly.
3. Pegawai yang capai target bakal dapat tambahan insentif
Untuk mendorong efektivitas program, Bapenda juga menyiapkan skema insentif berbasis kinerja. Pegawai yang mampu memenuhi target akan mendapatkan tambahan insentif tiap tiga bulan. Sebaliknya, pegawai yang tidak mencapai target akan mengalami pengurangan insentif.
“Jika tidak tercapai, maka berdampak pada pengurangan insentif yang diterima,” tegasnya.