Polisi Sebut Motif Ayah Bunuh Anak Karena Ingin Kaya Raya

Serang, IDN Times - Polisi mengungkapkan, motif AG (30) tega membunuh anak kandungnya di Kabupaten Serang yang masih balita itu karena bagian dari ritual ingin menjadi kaya raya. Pelaku mendalami ilmu kebatinan untuk merubah nasib keluarganya.
"Mendatangi tempat peziarahan dan mendapatkan amalan untuk mengubah ekonomi menjadi lebih baik," kata Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Sofwan Hermanto, Rabu (19/6/2024).
1. AG mengaku dapat golok dalam mimpi

Dari keterangan pelaku, saat mendalami ilmu kebatinan itu, kata Sofwan, pelaku pernah bermimpi menerima sebilah golok yang dianggap sakral tak boleh digunakan dengan sembarangan. Golok itu yang dijadikan pelaku untuk menghabisi nyawa darah dagingnya tersebut.
''(ngilmu agar kaya) dilakukan dengan cara otodidak dan pernah mengalami mimpi bahwa menerima golok," katanya.
2. Golok yang digunakan membunuh diambil dari tumpukan pakaian korban

Kapolres menjelaskan, pukul 03:00 WIB dini hari sebelum kejadian pelaku terbangun kemudian mengambil sebilah golok yang berada ditumpukan pakaian anaknya. Tak lama setelah itu, sekitar pukul 04:30 WIB pelaku tiba-tiba terpikir membunuh anaknya.
"Pelaku membunuh anak dengan sebilah golok yang menyebabkan anak korban meninggal dunia," katanya.
3. Pelaku mengaku sadar saat membunuh anaknya bukan tengah halusinasi

Kepada polisi, lanjutnya, pelaku secara sadar saat membunuh NR, anaknya yang baru berusia 3 tahun tanpa ada dorongan halusinasi. Namun, apakah membunuh anak sendiri bagian dari tumbal, tambahnya, polisi masih mendalami hal tersebut.
"Kemudian pelaku menerangkan ke kami, mengalir begitu saja (membunuh anak)," katanya.


















