Puluhan Boks Panel Dicuri, Sejumlah Ruas Jalan di Tangsel Gelap Gulita

- Sebanyak 30 boks panel lampu jalan dicuri di Tangerang Selatan, membuat beberapa ruas jalan protokol gelap gulita dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
- Pencurian menargetkan komponen bernilai ekonomi seperti KWh meter, sensor photocell, dan MCB dengan total kerugian sekitar Rp50 juta serta muncul kasus pencurian kabel bawah tanah.
- Dinas Perhubungan Tangsel menyiapkan langkah pencegahan seperti memberi tanda khusus pada panel, mempertebal pelindung, dan mengganti sistem kunci agar lebih aman dari pencurian.
Tangerang Selatan, IDN Times – Pencurian fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan. Dalam setahun terakhir, sebanyak 30 boks panel lampu jalan dilaporkan hilang dicuri dan menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol mengalami gangguan penerangan hingga gelap gulita pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan hilangnya panel tersebut berdampak langsung terhadap operasional lampu jalan di sejumlah titik.
“Ada lima ruas jalan yang terdampak karena lima panel hilang,” kata Ayep di Serpong, Jumat (26/6/2026).
1. Sejumlah jalan protokol terdampak, warga keluhkan kondisi gelap

Ayep menjelaskan, berdasarkan pemantauan di lapangan terdapat sedikitnya tiga ruas jalan yang mengalami kondisi minim penerangan akibat pencurian panel.
Beberapa titik yang terdampak berada di Jalan Raya Ciater, Kecamatan Serpong, Jalan Raya Maruga, serta Jalan Aria Putra di Kecamatan Ciputat.
Kondisi tersebut membuat sebagian ruas jalan menjadi gelap pada malam hari dan berpotensi mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengguna jalan.
2. Pelaku incar komponen listrik di dalam panel

Menurut Ayep, pelaku tidak hanya mengambil kotak panel, tetapi juga membongkar komponen penting yang berada di dalamnya. Komponen yang menjadi sasaran antara lain KWh meter, sensor photocell, hingga Miniature Circuit Breaker (MCB) yang memiliki nilai ekonomi.
“Dalam setahun ini sudah sekitar 30 boks panel yang hilang. Kerugiannya kurang lebih Rp50 juta,” ujarnya.
Selain panel PJU, Dishub Tangsel juga mencatat mulai muncul kasus pencurian kabel listrik bawah tanah yang terpasang di median jalan. Kasus terbaru disebut terjadi di Jalan Raya Serpong arah Granada–Nusaloka, di mana satu jalur kabel tanam dilaporkan hilang.
3. Dishub siapkan pengamanan tambahan untuk tekan pencurian

Untuk mengurangi risiko pencurian berulang, Dinas Perhubungan mengaku telah melakukan sejumlah langkah pencegahan. Salah satunya dengan memberikan tanda khusus pada material panel agar lebih sulit dijual kembali oleh pelaku.
“Kita sudah baret-baretin, kita pilok juga supaya tidak bisa dijual. Tapi tetap saja dicuri,” kata Ayep.
Ke depan, Dishub berencana memperkuat konstruksi pelindung panel dengan material yang lebih tebal serta mengganti sistem penguncian agar lebih aman.
“Nanti platnya kita tebelin. Kuncinya juga akan kita ganti dengan model yang lebih aman. Kita terus berusaha agar tidak mudah dicuri,” tutupnya.

















