Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Sita Senjata Tajam dari 10 Pelaku Tawuran di Tangerang

Polisi Sita Senjata Tajam dari 10 Pelaku Tawuran di Tangerang
IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota
Share Article

Tangerang, IDN Times - Polres Metro Tangerang Kota mengamankan senjata tajam dari 10 pelaku tawuran sepanjang di bulan suci Ramadan 1444 Hijriyah. Senjata tajam (Sajam) tersebut terdiri dari berbagai macam bentuk, di antaranya, pedang dan samurai, celurit, stik golf, maupun besi panjang yang digunakan pelaku untuk melukai pihak lawan.

"Senjata tajam ini kami dapat dari tiga lokasi wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, yaitu di Jalan Suryadharma, Jalan Raya depan TPU Selapajang Neglasari, dan Jalan Gang Langgar Kelurahan Cipadu, Larangan, Kota Tangerang," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Minggu (16/4/2023).

1. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka

IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota
IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota

Zain menerangkan, 10 pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka karena kepemilikan sajam maupun pelaku pembacokan, hingga melukai pihak lawan dan mengalami luka serius.

"Kita amankan LH, MIF, AS, MH, RR, DH, IA, NF, AAP dan BSA. Pelaku yang masih di bawah umur akan melibatkan unit PPA, Bapas, dan P2TP2A. Mereka yang membawa sajam diproses hukum dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951, pasal 351 KUHP, Pasal 354 KUHP, maupun pasal 170 KUHP," ungkapnya.

2. Polisi menyita 16.242 botol miras dan 5.450 butir obat terlarang

IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota
IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota

Selain senjata tajam, sebanyak 16.242 minuman keras dan 5.450 butir obat-obatan terlarang hasil operasi cipta kondisi selama 22 hari ramadan 2023 juga ikut disita.

"Barang bukti sudah dimusnahkan dan disaksikan oleh Forkopimda," kata Zain.

3. Cegah kejahatan jalanan terus dilakukan setelah Ramadan

IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota
IDN Times/Dok. Polres Metro Tangerang Kota

Zain memastikan operasi mencegah kejahatan jalanan bakal terus dilaksanakan di luar bulan Ramadan. Pihaknya secara rutin terus berpatroli, termasuk patroli cyber media sosial demi mengantisipasi kejahatan jalanan, curanmor, curas, curat, tawuran, maupun gangster.

"Proses hukum akan kita lakukan terhadap mereka yang membawa senjata tajam. Aksi tawuran ini tentunya sudah sangat meresahkan masyarakat," jelasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Maya Aulia Aprilianti
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Banten

See More

Stasiun Rawa Buntu, Perhentian Sepi Jadi Simpul Sibuk Para Penglaju

05 Jun 2026, 21:08 WIBNews