Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkap, jumlah swab test yang berhasil dilaksanakan di wilayahnya baru mencapai 47 ribu tes Jumlah spesimen kasus baru melalui metode polymerase chain reaction (PCR) itu masih jauh di bawah standar WHO.
Berdasarkan standar WHO, Pemprov Banten diwajibkan melakukan swab test sebesar satu persen dari jumlah penduduk Banten atau sekitar 120 ribu orang.
"Swab terus kita lakukan, terutama untuk kegiatan tracing kontak yaitu kontak erat pasien pasien positif kita lakukan. Swab kita target 120 ribu WHO wajib 1 persen dari jumlah penduduk Banten 12 juta. Dari 120 ribu, kita wajib tercapai 70 persen. Sekarang capai 47 ribu," kata Ati saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2020).
Jika pun mengacu pada target yang dibuat pemprov--yakni 70 persen dari standar WHO-- maka swab test harus mencapai 84 ribu.