Tanggul Jebol, Perumahan di Garden City Terendam Banjir 1,5 Meter

- Banjir menggenangi rumah di Perumahan Garden City, Kota Tangerang akibat hujan deras dan jebolnya tanggul kali sekitarnya.
- DPUPR Kota Tangerang mengerahkan 95 personel untuk membuat tanggul darurat dengan kisdam dan menyedot air menggunakan pompa.
- Petugas gabungan mendirikan posko pengungsian dan kesehatan di tiga titik wilayah Periuk, serta mengerahkan 21 perahu untuk evakuasi warga.
Tangerang, IDN Times - Banjir menggenang sejumlah rumah di kawasan RW 25 Perumahan Garden City, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang sejak Sabtu (23/11/2024) malam. Banjir tersebut terjadi usai hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut hingga menyebabkan tanggul yang ada di kali sekitarnya jebol.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Tangerang pun telah mengerahkan empat tim atau sekitar 95 personel untuk menangan jebolnya tanggul di tiga titik.
"Penanganan saat ini ialah, membuat tanggul dengan kisdam. Ini sebagai penanganan awal agar air tidak terus meluap ke perumahan," ungkap Taufik, Minggu (24/11/2024).
1. Pompa-pompa juga telah disiagakan

Ia pun menjelaskan, saat ini kisdam sudah terpasang dengan baik di sejumlah titik jebolnya tanggul. DPUPR Kota Tangerang juga akan menyedot air dengan pompa-pompa yang tersedia dan pompa portabel yang disiagakan.
"Namun, ini tergantung mobilitas material. Karena saat ini, material terus bergerak menggunakan perahu dan kondisi kemacetan yang cukup parah," tambahnya.
2. Banjir mencapai ketinggian 150 cm

Taufik mengungkapkan, tanggul di Perumahan Garden City tersebut terjadi pada pukul 17.25 WIB dan mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga hingga ketinggian 150 cm.
"Jika air sudah tidak meluap, maka penyedotan baru bisa dilakukan, makanya kami terus upayakan agar kisdam bisa menahan air," jelasnya.
3. Petugas gabungan dirikan posko untuk korban banjir

Saat ini, petugas gabungan telah mendirikan posko pengungsian dan posko kesehatan di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Periuk.
Sekretaris BPBD Kota Tangerang Yedi Rudiantoro menyatakan, sudah ada tiga posko pengungsian dan kesehatan yang didirikan di wilayah Periuk. Yaitu, di RW 21, RW 22 dan RW 25 dengan jumlah pengungsi yang masih terus bertambah.
"RW 25 di Gedung Serba Guna, RW 21 di Posyandu Merah Delima dan RW 22 juga dibuka pengungsian di gedung posyandu. Semua bantuan sudah disalurkan sesuai kebutuhan seluruh warga terdampak," ungkap Yedi.
Saat ini, petugas BPBD sudah mengerahkan 21 perahu untuk mengangkut para warga yang akan mengungsi sementara di tiga posko tersebut.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Gebang Raya, Andi Hidayat menyatakan, petugas kesehatan sudah langsung terjun ke lapangan, saat air terus naik untuk mengecek kesehatan warga, atau sekadar standby jika dibutuhkan para warga.
"Karena, saat ini kondisinya dingin dan kemungkinan-kemungkinan penyakit di pengungsian harus diantisipasi," jelas dr. Andi.



















