Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tenaga Medis RSUD Banten Dapat Insentif Hingga Rp75 Juta

Tenaga Medis RSUD Banten Dapat Insentif Hingga Rp75 Juta
Dok.Yankes RUSD Banten
Share Article

Serang, IDN Times – Pemerintah Provinsi Banten memberikan insentif khusus bagi tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten di luar gaji dan tunjangan selama penanganan wabah virus corona atau COVID-19.

Besarannya beragam, mulai dari Rp5 juta hingga yang terbesar mencapai Rp75 juta per bulan. Selain itu, mereka pun diberi tempat karantina atau mess khusus untuk menginap selama bertugas menjadi garda terdepan melawan corona.

1. Insentif tambahan itu merupakan bentuk apresiasi Pemprov terhadap para petugas medis

Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti
mengatakan, untuk penanganan COVID-19 pemprov benar-benar menjadikan perhatian Pemprov Banten. Selain melaksanakan dengan mengubah RSUD Banten menjadi RS pusat rujukan corona, pihaknya juga memberikan apresiasi khusus kepada tenaga kesehatan yang bertugas.

“Adapun salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan Pemprov Banten terhadap seluruh tenaga medis dan kesehatan lainnya yang bekerja di RSU Banten. Selain mereka dapat gaji dan tunjangan, mereka pun diberikan insentif tambahan,” kata Ati saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

2. Insentif tambahan sesuai jabatan yang diduduki

Ilustrasi petugas medis (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Ilustrasi petugas medis (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Mantan Direktur Utama RSUD Kota Tangerang itu menuturkan, adapun
jumlah insentif tambahan yang diberikan memiliki nilai yang bervariatif. Semua disesuaikan dengan jabatan yang diduduki setiap tenaga kesehatan.

“Untuk dokter spesialis mereka mendapatkan Rp75 per bulan, dokter umum Rp50 juta per bulan, perawat Rp17,5 sampai 22 juta per bulan. Untuk penunjang medis dan non-medis Rp15 juta per bulan dan untuk penunjang umum lainnya Rp5 juta per bulan,” katanya.

3. Terus meningkatkan fasilitas RS rujukan COVID-19

IDN Times/Khaerul Anwar
IDN Times/Khaerul Anwar

Stimulus itu dipadukan dengan peningkatan fasilitas di RS pusat rujukan corona agar pelayanannya bisa optimal. Sejak beroperasi pada 25 Maret lalu, pihaknya telah membuka layanan ruang isolasi sebanyak 250 tempat tidur. Itu terdiri atas 213 tempat tidur isolasi, 27 tempat tidur isolasi berventilator.

“Ini juga untuk antisipasi dalam menghadapi lonjakan pasien yang datang ke RSUD Banten. Tempat tidur berventilator sudah tersedia 27 buah dan sebanyak 10 lainnya bisa diadakan secara bertahap.

Sumber daya manusia yang disiapkan sebanyak 594 pegawai. Ada dokter spesialis, dokter umum, perawat, penunjang medis dan non medis dan penunjang umum lainnya,” ungkap Ati. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Khaerul Anwar
Ita Lismawati F Malau
Khaerul Anwar
EditorKhaerul Anwar

Latest News Banten

See More

Pakar Minta Insentif Kendaraan Listrik Jangan Cuma Dinikmati Warga Kota

31 Mei 2026, 13:11 WIBNews