Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Tips Lewati Genangan agar Motor Tak Mogok, Kamu Wajib Tahu

Kota Tangerang Selatan
4 min read
6 Tips Lewati Genangan agar Motor Tak Mogok, Kamu Wajib Tahu
Polisi mengatur arus lalu lintas saat terjadi genangan di ruas Jalan Kudus-Pati, Desa Ngembalrejo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026). ANTARA FOTO/Nirza
  • Pengendara perlu mengukur kedalaman genangan dan menghindari lintasan jika air mendekati filter udara, knalpot, arus deras, atau kondisi dasar jalan tidak terlihat.

  • Saat genangan masih aman, motor matik harus memakai gas stabil dan laju rendah, sedangkan motor manual menggunakan gigi rendah serta kopling perlahan tanpa manuver mendadak.

  • Jika motor mogok, jangan langsung menyalakan mesin; dorong ke tempat kering dan periksakan ke bengkel. Setelah melintas, uji rem bertahap hingga kembali normal.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang, IDN Times – Hujan deras kerap membuat sejumlah ruas jalan tergenang air. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pengendara sepeda motor, terutama ketika harus melewati genangan yang cukup dalam.

Jika tidak berhati-hati, air bisa masuk melalui saluran udara atau knalpot hingga mencapai ruang bakar. Akibatnya, mesin motor bisa mati mendadak atau mengalami kerusakan serius yang dikenal sebagai water hammer.

Karena itu, pengendara motor matik maupun manual perlu mengetahui teknik berkendara yang tepat sebelum memutuskan melewati genangan air. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada teknik yang menjamin motor tetap aman jika genangan sudah terlalu dalam.

  1. 1. Periksa ketinggian air sebelum melintas

    Genangan banjir di kawasan Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Selasa (14/9/2021). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
    Genangan banjir di kawasan Pasar Induk Rau, Serang, Banten, Selasa (14/9/2021). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

    Langkah pertama adalah memperkirakan kedalaman genangan. Jangan langsung menerobos hanya karena melihat kendaraan lain berhasil melewatinya.

    Kamu juga harus lebih aware dengan posisi filter udara, lubang knalpot, dan bagian mesin. Pada motor matik, posisi filter udara umumnya berada di area atas rumah CVT atau di bagian penggerak roda. Jika permukaan air sudah mendekati atau melewati posisi filter udara, sebaiknya jangan memaksakan diri.

    Genangan yang terlalu tinggi berisiko membuat air masuk ke saluran udara maupun knalpot. Selain itu, air juga bisa menutupi lubang, selokan, atau permukaan jalan yang rusak.

  2. 2. Jaga putaran gas motor matik tetap stabil

    Ilustrasi genangan air.(IDN Times/Rochmanuddin)
    Ilustrasi genangan air.(IDN Times/Rochmanuddin)

    Pengguna motor matik perlu menjaga putaran gas tetap stabil saat melintasi genangan yang masih dalam batas aman. Hindari menarik gas secara mendadak atau menggeber mesin karena dapat meningkatkan risiko cipratan air masuk ke saluran udara.

    Kecepatan motor sebaiknya dijaga tetap rendah agar pengendara bisa mengendalikan kendaraan dengan baik. Posisi motor juga perlu dijaga tetap tegak dan hindari melakukan manuver mendadak.

    Usahakan tidak berhenti di tengah genangan. Karena itu, pastikan jalur yang akan dilewati aman sebelum mulai melintas.

  3. 3. Gunakan gigi rendah pada motor manual

    Pengendara melintasi genangan air di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
    Pengendara motor melintasi genangan air di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Minggu (18/1/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

    Pengendara motor manual memiliki kendali tambahan melalui perpindahan gigi dan kopling. Saat melewati genangan yang masih aman, gunakan gigi rendah, seperti gigi satu atau dua, sesuai kondisi jalan.

    Gigi rendah membantu motor bergerak perlahan dengan tenaga yang cukup. Pengendara juga perlu menjaga putaran gas tetap stabil dan mengatur kopling secara perlahan agar laju kendaraan tidak tersendat.

    Hindari membuka gas terlalu besar atau menutupnya secara tiba-tiba. Jangan pula memaksakan motor tetap berjalan apabila air sudah terlalu tinggi atau kondisi jalan tidak memungkinkan.

  4. 4. Jangan memaksakan diri jika air terlalu dalam

    Polisi mengatur arus lalu lintas saat terjadi genangan di ruas Jalan Kudus-Pati, Desa Ngembalrejo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026). ANTARA FOTO/Nirza
    Polisi mengatur arus lalu lintas saat terjadi genangan di ruas Jalan Kudus-Pati, Desa Ngembalrejo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (12/1/2026). ANTARA FOTO/Nirza

    Tidak semua genangan bisa dilewati dengan aman, baik menggunakan motor matik maupun manual.

    Jika air sudah mendekati filter udara atau knalpot, sebaiknya jangan diterobos. Hal serupa berlaku apabila arus air cukup deras atau dasar jalan tidak terlihat.

    Pengendara sebaiknya mencari jalur alternatif atau menunggu sampai air surut. Jangan mengikuti kendaraan lain tanpa mengetahui kedalaman dan kondisi jalan yang sebenarnya.

    Keselamatan pengendara harus menjadi prioritas dibandingkan memaksakan perjalanan.

  5. 5. Jangan langsung menyalakan mesin jika motor mogok

    Dua warga mendorong sepeda motornya yang mogok seusai menembus genangan banjir di jalur utama pantura Semarang-Surabaya, Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/10/2025). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
    Dua warga mendorong sepeda motornya yang mogok seusai menembus genangan banjir di jalur utama pantura Semarang-Surabaya, Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/10/2025). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)

    Jika mesin tiba-tiba mati saat melewati genangan, jangan langsung mencoba menyalakannya kembali, baik menggunakan electric starter maupun kick starter.

    Air berpotensi masuk ke ruang bakar. Memaksa mesin menyala dalam kondisi tersebut dapat menyebabkan kerusakan serius pada komponen mesin.

    Matikan kontak dan dorong motor menuju tempat yang kering serta aman jika memungkinkan. Selanjutnya, bawa motor ke bengkel untuk pemeriksaan filter udara, busi, oli mesin, dan kemungkinan air masuk ke ruang bakar.

    Jika motor sempat terendam cukup tinggi, pemeriksaan mekanik perlu dilakukan sebelum mesin dinyalakan kembali.

  6. 6. Periksa rem setelah keluar dari genangan

    ilustrasi kampas rem motor
    ilustrasi kampas rem motor (pexels.com/Nguyễn Bin Exciter)

    Berhasil melewati genangan bukan berarti perjalanan langsung aman. Air dapat membuat kinerja rem berkurang untuk sementara.

    Setelah berada di jalan yang kering dan aman, jalankan motor perlahan sambil mengoperasikan rem secara bertahap untuk membantu mengeringkan komponen rem.

    Pastikan rem kembali bekerja normal sebelum melanjutkan perjalanan. Perhatikan juga kondisi ban dan kelistrikan, terutama jika motor sempat terendam air.

    Teknik berkendara yang tepat memang dapat membantu mengurangi risiko motor mogok saat melewati genangan. Namun, jika air terlalu dalam, keputusan paling aman adalah tidak menerobosnya.

Related Articles

See More