Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2.000 Orang Manfaatkan Program Mudik Gratis  Pemkot Cilegon
Ilustrasi mudik gratis. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Pemkot Cilegon memberangkatkan lebih dari 2.000 warga melalui program Mudik Gratis Penuh Berkah dengan 50 bus menuju berbagai daerah di Jawa dan Sumatera pada Lebaran 2026.
  • Pendaftaran mudik dilakukan secara online dengan sistem barcode sebagai bukti keberangkatan, serta pendampingan PIC di setiap bus untuk membantu peserta selama perjalanan.
  • Program ini didukung sejumlah industri seperti PT MC PET Film Indonesia, dan peserta menilai sistem daring lebih praktis serta membantu menghemat biaya perjalanan pulang kampung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cilegon, IDN Times — Pemerintah Kota Cilegon, memberangkatkan lebih dari 2.000 warga dalam program Mudik Gratis Penuh Berkah menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga Sumatera pada musim mudik lebaran 2026.

Wali Kota Robinsar mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus hasil kolaborasi dengan berbagai perusahaan industri.

“Kami memberangkatkan 50 bus dengan dua ribu lebih pemudik gratis yang telah disediakan Pemkot Cilegon. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh industri, baik BUMN, BUMD, maupun BUMS yang berkontribusi dalam penyediaan bus mudik gratis penuh berkah tahun ini,” ujar Robinsar dilansir dari kantor berita ANTARA, Senin (16/3/2026).

1. Pendaftaran mudik kini dilakukan secara online

Ilustrasi program mudik gratis. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia berharap, seluruh peserta mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan bisa kembali ke Cilegon dalam kondisi sehat.

“Kami berharap semua pemudik dapat selamat sampai tujuan, bertemu keluarga, dan dapat kembali pulang ke Cilegon dengan sehat walafiat,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri menjelaskan bahwa pelaksanaan mudik gratis tahun ini menggunakan sistem pendaftaran daring. Menurutnya, peserta yang telah mendaftar akan menerima barcode sebagai bukti keberangkatan untuk naik bus.

“Tahun ini merupakan penyesuaian bagi masyarakat karena pendaftaran dilakukan secara online, dan tanda bukti untuk naik bus menggunakan barcode. Namun di setiap bus terdapat PIC dari kami yang siap membantu masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pemudik untuk memperhatikan titik turun dan menjaga barang bawaan selama perjalanan. “Kami mengingatkan pemudik tetap mengonfirmasi kepada sopir dan kondektur terkait lokasi turun agar tidak terlewat hingga pemberhentian terakhir,” kata Heri.

2. Industri ikut berkontribusi dalam program mudik

Ilustrasi mudik gratis. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Program mudik gratis tersebut turut didukung sejumlah perusahaan, salah satunya PT MC PET Film Indonesia. Industrial Relation Supervisor perusahaan tersebut, Anggini Putri Alittisolia, mengatakan pihaknya tahun ini menyediakan fasilitas mudik dengan tujuan Jawa Timur.

Ia berharap program tersebut membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan dapat berkumpul bersama keluarga.

3. Peserta nilai sistem online lebih praktis

Ilustrasi program mudik gratis. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Salah satu peserta mudik, Wulandari, warga Kelurahan Rawa Arum yang akan menuju Blitar, Jawa Timur, menilai sistem pendaftaran online lebih praktis dibanding tahun sebelumnya.

“Pendaftaran melalui aplikasi secara online lebih efisien dan praktis dibanding offline tahun sebelumnya, serta menghindari antrean panjang seperti tahun kemarin,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi program mudik gratis dari Pemkot Cilegon karena sangat membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan saat Lebaran.

Editorial Team