TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Bupati Tangerang Hanya Izinkan 25 Persen Pegawai Masuk

Tangerang Raya masuk zona merah lagi

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Kabupaten Tangerang, IDN Times - Kabupaten Tangerang kembali masuk dalam zona merah penyebaran COVID-19. Hal tersebut membuat Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memberlakukan aturan hanya 25 persen pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang yang masuk kantor. 

"Sebanyak 75 persen lainnya bekerja dari rumah di setiap unit kerja," ujar Zaki, Rabu (6/1/2021). 

Baca Juga: Ragu-Takut, Perasaan Nakes di Banten Menerima Vaksin Pertama

1. Kontak antar pegawai pasca libur Natal dan tahun baru harus diminimalisasi

Ahmed Zaki Iskandar (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Zaki mengungkapkan, aturan ini diberlakukan untuk seluruh unit kerja di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang. 

"Langkah ini untuk meminimalisir kontak, dan menurunkan angka penularan COVID-19, makanya kami terapkan lagi sistem WFH," kata Zaki. 

Baca Juga: Kabupaten Tangerang Kembali Masuk Zona Merah, RSUD Penuh

Baca Juga: Pemkot Tangerang Minta Jatah 2,4 Juta Dosis Vaksin COVID-19

2. Seluruh pegawai wajib melaporkan pekerjaan setiap hari

Ilustrasi (setkab.go.id)

Lanjutnya, meskipun diberlakukan sistem bekerja WFH, tetapi seluruh pelayanan di Kabupaten Tangerang tetap berjalan normal. Pihaknya juga tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, meskipun pandemik COVID-19 masih membayangi.

"Walaupun diberlakukan WFH tetapi seluruh pegawai yang dikenakan WFH wajib dan harus melakukan dan menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan tupoksinya masing-masing," ujarnya.

Baca Juga: 14.560 Vaksin untuk Tahap Pertama Sudah Tiba di Provinsi Banten 

Berita Terkini Lainnya