Atasi Tanggul Jebol di Ciledug, Pemkot Sebar Ribuan Karung Kisdam

- Pemkot Tangerang mendistribusikan ribuan karung kisdam untuk mengantisipasi tanggul jebol di Ciledug dan wilayah lainnya.
- Intensitas hujan yang terus meningkat memicu genangan air di beberapa kecamatan dengan ketinggian mencapai 30-80 cm.
- Petugas gabungan dari berbagai instansi diterjunkan untuk penanganan genangan, pengaturan pintu air, dan pemantauan debit sungai guna mengantisipasi banjir susulan.
Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah mendistribusikan ribuan karung berisi pasir atau kisdam untuk mengantisipasi tanggul jebol di sejumlah titik lokasi diantaranya Ciledug. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, hal itu merupakan angkah responsif mengatasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah sejak tadi malam.
"Petugas sudah siaga dan langsung bekerja," kata dia, seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (23/1/2026).
Pendistribusian kisdam akan terus bertambah menyesuaikan kebutuhan di lapangan sebab intensitas hujan terus meningkat sejak tadi malam.
1. Ada tanggul jebol di Garden City Periuk

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah menerjunkan petugas gabungan untuk memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah. Berdasarkan pemantauan terakhir, sejauh ini terdapat satu lokasi tanggul yang jebol, tepatnya di Garden City Periuk.
"Kami terus memantau kondisi terkini baik di timur maupun di barat, cukup banyak titik banjir akibat limpasan air dari sungai, kali, maupun saluran air. Kalau tanggul jebol sejauh ini baru ada satu serta sudah ditangani langsung petugas di lapangan," tambahnya.
2. Ketinggian air di sejumlah titik banjir mencapai 80 cm

Selain itu, Pemkot Tangerang mengimbau semua lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlanjut sampai 27 Januari 2026. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, curah hujan yang tinggi memicu sejumlah titik banjir dan genangan di beberapa kecamatan, seperti Cibodas, Periuk, Jatiuwung, Karang Tengah, dan Benda.
Ketinggian air di beberapa lokasi dilaporkan mencapai 30 hingga 80 centimeter (cm), mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas.
Tim gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta aparatur wilayah telah diterjunkan untuk menangani genangan, pengaturan pintu air, serta pemantauan debit sungai. Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa, namun petugas tetap disiagakan mengantisipasi banjir susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
"BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi dari pemerintah, serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat atau banjir di lingkungan masing-masing," katanya.















