Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Modus Ngopi di Warteg, Maling Bawa Kabur Motor Pedagang di Tangsel

Modus Ngopi di Warteg, Maling Bawa Kabur Motor Pedagang di Tangsel
Modus Ngopi di Warteg, Motor Milik Pedagang di Tangsel Dibawa Kabur (Dok. IDN Times/Warga)
Intinya Sih

  • Kasus pencurian motor terjadi di warteg Setu, Tangsel saat sahur, pelaku berpura-pura jadi pembeli sebelum membawa kabur motor milik pemilik warung.
  • Rekaman CCTV menunjukkan pelaku mengamati situasi dan memanfaatkan kelengahan korban yang sedang melayani pembeli sebelum menyalakan dan melarikan motor.
  • Motor Honda Beat hitam itu penting bagi korban untuk operasional warteg, dan kasusnya telah dilaporkan ke Polsek Cisauk dengan harapan pelaku segera tertangkap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang Selatan, IDN Times — Kasus pencurian sepeda motor terjadi di sebuah warung tegal (warteg) di wilayah Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), saat waktu sahur. Pelaku diduga berpura-pura menjadi pembeli sebelum membawa kabur motor milik pemilik warung.

Korban bernama Rizky Destu Maulana itu mengaku, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 04.43 WIB. Motor yang hilang adalah Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi G 6245 AU.

1. Pelaku berpura-pura jadi pembeli

Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)

Rizky menjelaskan, sebelum kejadian ada dua orang yang datang ke warungnya untuk makan sahur. Salah satu pelaku memesan kopi, sementara satu orang lainnya memesan makanan. “Posisi warung masih ada beberapa orang yang makan,” kata Rizky, Selasa (10/3/2026).

Namun sejak awal, menurutnya, gerak-gerik kedua orang tersebut sudah terlihat mencurigakan karena sempat memperhatikan sepeda motor yang terparkir di depan warung.

2. Motor dibawa kabur saat korban melayani pembeli

Korban baru menyadari motornya hilang setelah mendengar suara mesin kendaraan dinyalakan dari depan warung.

Saat ia keluar untuk mengecek, motor tersebut sudah tidak berada di tempat parkir. “Saya tahunya pas motor dinyalakan terus langsung ngebut. Pas saya keluar, motor sudah tidak ada,” ujarnya.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi menunjukkan pelaku diduga sempat mengamati situasi sebelum menjalankan aksinya. Mereka memanfaatkan kondisi saat korban lengah karena sedang melayani pembeli sahur.

3. Korban menggunakan motor itu untuk menunjang usaha warteg

Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi curanmor. (IDN Times/Sukma Shakti)

Rizky mengaku, motor tersebut sangat penting untuk aktivitas usahanya sehari-hari, terutama untuk membeli bahan dagangan seperti sayuran. “Saya juga bawa motor itu dari kampung untuk usaha di sini,” ungkapnya.

Korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Cisauk dengan nomor laporan LP/I/05/K/III/2026/Sek.Cisauk/SPKT. Ia berharap pelaku segera ditangkap dan sepeda motornya bisa ditemukan kembali karena menjadi sarana utama untuk menjalankan usaha wartegnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More