Persiapan Bandara Soetta Hadapi Lonjakan Penumpang di Arus Mudik

- Bandara Soekarno-Hatta menyiagakan 7.832 personel untuk menghadapi lonjakan penumpang selama arus mudik Lebaran 2026, dengan 2.197 petugas bertugas setiap shift.
- Infrastruktur bandara diperkuat melalui optimalisasi tiga runway, 175 parking stand, 115 aviobridge, serta tambahan fasilitas seperti baggage trolley dan layanan skytrain.
- Sistem keamanan dan transportasi ditingkatkan lewat pemeriksaan kendaraan acak, penambahan moda transportasi darat, serta rencana darurat menghadapi cuaca ekstrem demi kelancaran operasional.
Tangerang, IDN Times — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersiap menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Salah satunya, sebanyak 7.832 personel disiagakan untuk melayani penumpang selama periode arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai aspek operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan lebaran.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan dari sisi operasional, fasilitas, maupun kesiapan personel untuk mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026,” kata Heru, dilansir dari kantor berita ANTARA Rabu (11/3/2026).
1. Ribuan petugas disiagakan setiap hari

Heru menjelaskan total 7.832 personel operasional disiagakan untuk menjaga kelancaran aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.197 petugas akan bertugas di setiap shift selama periode arus mudik Lebaran.
Selain kesiapan personel, pihak bandara juga memastikan infrastruktur sisi udara dalam kondisi optimal. Bandara Soekarno-Hatta saat ini memiliki tiga runway, 175 parking stand, serta 115 aviobridge yang siap digunakan untuk mendukung operasional penerbangan.
Fasilitas penumpang juga diperkuat dengan penambahan baggage trolley, cabin trolley, serta optimalisasi layanan skytrain dan shuttle bus antarterminal.
2. Sistem keamanan dan transportasi diperkuat

Bandara Soekarno-Hatta juga memperkuat sisi keamanan dengan pemeriksaan acak kendaraan di area terminal. Selain itu, moda transportasi darat menuju dan dari bandara turut ditambah, seperti bus pemadu moda, shuttle AJAP, hingga layanan taksi reguler dan transportasi daring.
Pihak bandara juga menyiapkan rencana darurat atau contingency plan, seperti peningkatan kapasitas drainase, pemasangan sensor tinggi muka air secara real time, serta normalisasi saluran air guna mengantisipasi cuaca ekstrem.
Heru menambahkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat agar operasional bandara tetap berjalan lancar selama periode mudik Lebaran.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh layanan kebandarudaraan berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.


















