Banjir di Kabupaten Tangerang Meluas, Ketinggian Mencapai 2 Meter

- Banjir di Kabupaten Tangerang mencapai ketinggian 2 meter
- Warga menyelamatkan barang berharga dan membutuhkan logistik serta obat-obatan
- Belum ada bantuan dari pemerintah daerah, masyarakat berharap segera mendapatkan bantuan
Tangerang, IDN Times - Banjir menggenang pemukiman warga di Perumahan Taman Cikande, Kabupaten Tangerang dengan ketinggian mencapai 70 centimeter (cm) hingga 2 meter. Banjir tersebut diakibatkan meluapnya Sungai Cidurian yang berada di dekat kawasan tersebut.
Pantauan IDN Times di lokasi, setidaknya 222 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda sejak Minggu (11/1/2026) tersebut.
"Yang terdampak banjir ini mencakup RT 04, sebanyak 17 KK, RT 05 sebanyak 62 KK. Namun untuk total keseluruhan yang terdampak sekarang ini 222 KK," ungkap Ketua RW 03, Fiktor Silaen di Tangerang, Rabu (14/1/2026).
1. Warga berupaya menyelamatkan barang berharga dari rumah masing-masing

Pantauan di lokasi, warga berupaya menyelamatkan barang-barang di rumah masing-masing sejak pukul 11.35 WIB. Nahasnya, lantaran ketinggian air yang mencapai 2 meter, warga pun menaiki perahu rakit yang disusun dari galon air hingga tong plastik untuk menuju rumah masing-masing.
Fiktor mengungkapkan, banjir yang melanda wilayahnya itu diperkirakan akan terus bertambah karena volume air semakin meluas akibat luapan Sungai Cidurian tersebut.
"Ketinggian air sampai 2 meter untuk update sekarang kondisi banjir ini khusus yang di Perumahan Taman Cikande terus meluas," ungkapnya.
2. Warga membutuhkan logistik dan obat-obatan

Ia mengungkapkan, saat ini ratusan korban banjir membutuhkan bantuan logistik sandang pangan hingga obat-obatan.
"Paling dibutuhkan kebutuhan makanan, seperti mi instan, telur dan lainnya. Dan paling utama dulu itu obat-obatan," katanya.
Bantuan bahan pokok, kata dia, sangat diperlukan oleh para korban bencana banjir. Pasalnya, mereka telah terdampak bencana selama berhari-hari.
3. Belum ada bantuan dari pemerintah daerah

Kendati demikian, Fiktor berharap pemerintah daerah Kabupaten Tangerang untuk segera turun membantu masyarakat yang terdampak bencana. Untuk penanganan sementara, masyarakat setepat secara swadaya dan bergotong royong telah membangun tenda dan dapur darurat bagi para pengungsi.
"Hingga saat ini belum ada sama sekali bantuan pemerintah. Kami berharap agar segera mengirim kebutuhan para korban banjir seperti bahan pokok," pungkasnya.

















