Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Rendam 4 Titik di Tangsel, 586 KK Terdampak

Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rachman)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Arief Rachman)
Intinya sih...
  • Banjir terjadi di 4 titik di Tangsel, 586 KK terdampak
  • Genangan terparah di Pondok Maharta, Kavling Bulak, Kayu Gede, dan Kampung Empang Sari
  • BPBD Tangsel mengerahkan perahu karet dan bantuan logistik untuk evakuasi warga
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times — Hujan dengan intensitas tinggi yang masih mengguyur wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman. Hingga Jumat (23/1/2026), banjir dilaporkan berdampak terhadap sekitar 586 kepala keluarga (KK).

“Laporan sampai pukul 09.00 ada empat lokasi genangan,” kata Komandan Peleton BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan pada Sabtu (24/1/2025).

1. Ini lokasi titik banjir di Tangsel

Ilustrasi banjir (IDN Times/Esti Suryani)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Esti Suryani)

Genangan terparah terjadi di Perumahan Pondok Maharta RW 09 dan RW 10, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren. Sebanyak 450 KK terdampak banjir tersebut. “"(Banjir) Paling tinggi di Maharta, sekitar 90 cm,” ujar Dian.

Lokasi kedua berada di Kavling Bulak RT 04 RW 02, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, dengan tinggi air sekitar 20 cm dan berdampak pada 56 KK.

Banjir juga merendam permukiman di Kayu Gede Gang Haji Djuna 4 RW 04, Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 80 cm dan berdampak terhadap 20 KK.

Sementara itu, genangan terjadi di Kampung Empang Sari RT 04 RW 07, Ciputat, dengan tinggi muka air antara 20 hingga 50 cm yang berdampak pada 60 KK.

2. Sejumlah personel dan perahu karet diterjunkan

Ilustrasi banjir akibat hujan lebat. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi banjir akibat hujan lebat. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Untuk penanganan banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel mengerahkan tiga unit perahu karet guna membantu evakuasi warga. Selain itu, BPBD juga meminta dukungan personel dari Satpol PP serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Meski demikian, sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing. “Warga banyak yang enggak ngungsi,” jelas Dian. Distribusi bantuan logistik siap saji sudah dilakukan sejak Kamis malam dan akan kembali disalurkan hari ini kepada warga terdampak.

BPBD juga melaporkan kondisi muka air di sejumlah titik pantauan. Tinggi muka air di Batubelah Cisadane tercatat 170 cm atau dalam kondisi normal. Sementara itu, Kali Angke di Jelupang, Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara mencapai 360 cm dengan status waspada, dan Kali Serua di Pondok Kacang Timur mencapai 230 cm dengan status siaga.

“Masyarakat tetap diimbau untuk waspada,” kata Dian.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More

Dramatis, Ibu Melahirkan Bayi di Tengah Banjir Cipondoh Tangerang

24 Jan 2026, 12:09 WIBNews