Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Taman Mangu Indah, Pejabat Pemkot Tangsel Minta Maaf

Ilustrasi banjir. (IDN Times/Estimasi Suryani)
Ilustrasi banjir. (IDN Times/Estimasi Suryani)
Intinya sih...
  • Ratusan rumah warga Taman Mangu Indah terendam banjir akibat pekerjaan tanggul yang dianggap ceroboh.
  • Warga mengalami banjir akibat kelalaian kontraktor, bukan faktor alam, dan menuntut proyek tanggul dilaksanakan tepat waktu serta meminta ganti rugi.
  • Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas SDA Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangsel menyatakan permohonan maaf, namun tidak bisa memberikan ganti rugi atas kejadian ini.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang Selatan, IDN Times - Warga perumahan Taman Mangu Indah, Kelurahan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan keluh kesahnya. Ratusan rumah warga terendam banjir akibat pekerjaan tanggul yang dianggap ceroboh.

"Bahkan di sini udah empat kali kebanjiran," ungkap Dedi Lesmana, warga RT 07 RW 012, Jumat (15/11/2024).

Menanggapi keluhan tersebut, pejabat Pemerintah Kota Tangsel yang menemui mereka secara langsung menyampaikan permintaan maaf atas kejadian ini.

1. Dalam dua pekan, perumahan tersebut 4 kali terendam banjir

Ilustrasi banjir  (IDN Times/Hilmansyah).
Ilustrasi banjir (IDN Times/Hilmansyah).

Dedi mengatakan, dalam rentang waktu dua pekan yakni pada 2, 4, 6 dan 11 November 2024 di RW 12 banjir melanda perumahan Taman Mangu Indah dipicu luapan Kali Santika. Dedi mengatakan, selama itu kejadian itu pula, warga heran tidak ada tindakan dari pelaksana proyek maupun dinas terkait.

Dedi menyebutkan, karena banjir yang dialami bukan dominan dari faktor alam. Banjir disebabkan oleh kelalaian kontraktor, sebab sebetulnya tinggi muka air di Kali Santika yang melewati pemukiman warga tersebut tergolong dalam batas normal.

Ia menyinggung di wilayah hilir seperti Japos, Pondok Raga, Ciledug mestinya juga kebanjiran bila faktor alam diklaim sebagai penyebab banjir.  "Kalau memang ini banjir alam RW sebelah pun satu komplek akan mengalami. Tapi ini hanya kami, Pak. Bahkan empat kali," tegas Dedi Lesmana.

Oleh karenanya warga RW 012 menuntut proyek tanggul dilaksanakan tepat waktu dan meminta ganti rugi.

"Dan kalau dibilang sakit sedih pasti. Lumpur dimana-mana, alat elektronik rusak semua, kasur bantal lemari, pakaian, motor. Banyak kerugian materil maupun mobil juga sudah banyak," kata Dedi.

2. Pejabat Pemkot Tangsel minta maaf, akan mendorong agar warga mendapat uang kerohiman

Saat bersama warga, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas SDA Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangsel, Eka Pribawa menyampaikan, kedatangannya menemui warga atas dasar permintaan resmi dari kewilayahan.

"Saya pertama-tama menyatakan permohonan maaf," ujarnya.

Eka mengklaim, mungkin hanya dirinya pejabat pelaksana teknis kegiatan yang berani datang menemui warga terdampak banjir. Eka memastikan, terkait ganti kerugian atas kejadian ini tidak akan bisa dilakukan.

"Kalo ganti rugi rasanya tidak mungkin. Yang memungkinkan kerohiman. Itupun harus melihat cash flow pihak pelaksana," kata Eka.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhamad Iqbal
Ita Lismawati F Malau
Muhamad Iqbal
EditorMuhamad Iqbal
Follow Us

Latest News Banten

See More

47 Gerai Koperasi Merah Putih di Lebak Mulai Dibangun

13 Des 2025, 07:33 WIBNews