Benyamin Davnie Klaim Sewa Mobil Dinas Rp19,95 Miliar Lebih Efisien

- Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan anggaran hampir Rp20 miliar untuk sewa mobil dinas tahun 2026 dianggap lebih efisien dibanding membeli kendaraan baru.
- Pemkot Tangsel menyebut sistem sewa menghemat biaya perawatan karena tanggung jawab perbaikan ditanggung penyedia jasa, sementara pemerintah hanya menanggung biaya operasional seperti bahan bakar.
- Kebijakan sewa kendaraan dinas menuai sorotan publik akibat besarnya anggaran, namun Pemkot tetap mempertahankan skema ini karena dinilai efisien dalam pengelolaan aset daerah.
Tangerang Selatan, IDN Times – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie membenarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran hampir Rp20 miliar untuk penyewaan kendaraan dinas pejabat pada 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai lebih efisien dibandingkan membeli kendaraan baru.
“Ya memang kita sudah beberapa tahun belakangan sudah pakai sistem sewa untuk kendaraan dinas. Termasuk mobil dinas saya, sewa,” kata Benyamin usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, Kamis (9/7/2026).
1. Pemkot sebut sistem sewa lebih hemat biaya perawatan

Benyamin menjelaskan, skema penyewaan kendaraan membuat pemerintah daerah tidak lagi dibebani biaya perawatan maupun perbaikan kendaraan karena seluruhnya menjadi tanggung jawab penyedia jasa.
Menurutnya, pemerintah hanya perlu menanggung biaya operasional seperti bahan bakar.
“Efisiensinya jelas, kita tidak perlu menganggarkan pemeliharaan, itu diserahkan vendor, kita tinggal beli bensin saja. Seperti kemarin mobil saya Innova Zenix ada lecet, diperbaiki dan dikembalikan lagi. Jadi efisiensinya banyak,” ujarnya.
2. Anggaran sewa kendaraan dinas 2026 hampir Rp20 miliar

Sebelumnya, Kepala Bagian Umum Setda Kota Tangerang Selatan Herman Susilo mengungkapkan anggaran penyewaan kendaraan dinas telah diterapkan sejak 2023.
Ia memperkirakan jumlah kendaraan yang disewa mencapai sekitar 200 unit dan digunakan oleh pejabat di lingkungan Pemkot Tangsel.
“Terakhir anggarannya Rp17 miliar kalau enggak salah, 200 unit lah kurang lebih,” kata Herman.
Berdasarkan data Sistem Rencana Umum Pengadaan (RUP) LPSE Kota Tangerang Selatan, anggaran sewa kendaraan dinas pada 2025 tercatat sebesar Rp17.885.768.692.
Sementara pada Tahun Anggaran 2026, nilai paket penyewaan kendaraan dinas meningkat menjadi Rp19.953.672.920 atau sekitar Rp19,95 miliar untuk masa pemanfaatan Januari hingga Desember 2026.
3. Kebijakan sewa kendaraan masih menjadi sorotan

Besarnya anggaran penyewaan kendaraan dinas menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah muncul perbandingan dengan kondisi sejumlah fasilitas pelayanan publik, termasuk armada pemadam kebakaran yang sebagian telah berusia lebih dari 10 tahun.
Meski demikian, Benyamin menegaskan kebijakan penyewaan kendaraan tetap dipilih karena dianggap lebih efisien dalam pengelolaan aset pemerintah. Hingga kini, Pemkot Tangsel masih menggunakan sistem sewa sebagai mekanisme penyediaan kendaraan dinas bagi pejabat di lingkungan pemerintah daerah.


















