Tangerang, IDN Times – Praktisi keamanan siber asal Indonesia, Stephanus Sunarto Purnomo, mendapat Letter of Recognition (LOR) dari NASA setelah menemukan celah keamanan pada sistem yang berada dalam cakupan pengujian lembaga antariksa Amerika Serikat tersebut.
Temuan itu awalnya dinilai memiliki tingkat kerentanan medium-high. Namun, setelah melakukan validasi manual, analisis kontrol keamanan, serta penelusuran attack path, Stephanus menemukan potensi risiko yang lebih besar.
Dalam proses penelitian tersebut, ia menemukan paparan yang berkaitan dengan lebih dari 5.000 catatan kredensial internal. Temuan itu kemudian dilaporkan melalui mekanisme responsible disclosure kepada pihak terkait.
