Jalan Rajeg-Mauk hingga Rajeg-Pasar Kemis Rusak, Cuma Ditambal Sulam

Warga Rajeg, Pasar Kemis, dan Mauk mengeluhkan kondisi jalan rusak yang sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan menyeluruh dari pemerintah.
Perbaikan jalan selama ini hanya bersifat tambal sulam sehingga kerusakan cepat muncul kembali, bahkan menimbulkan genangan air meski tidak hujan.
Hasil pantauan menunjukkan ada puluhan titik jalan berlubang, retak, dan tergenang di ruas Rajeg-Mauk serta Rajeg-Pasar Kemis yang menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Tangerang, IDN Times - Kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tangerang, tepatnya di wilayah Kecamatan Rajeg, Pasar Kemis, hingga Mauk, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah.
Sejumlah titik di Jalan Raya Rajeg-Mauk dan Jalan Raya Rajeg-Pasar Kemis tampak berlubang, retak, hingga tergenang air yang memicu kemacetan. Pemerintah pun hanya memasang peringatan bertuliskan “Hati-hati Jalan Rusak/Berlubang Kurangi Kecepatan”.
1. Warga kesal dan menilai jalan rusak bertahun-tahun

Salah seorang warga, Intan, mengaku geram dengan kondisi Jalan Rajeg-Pasar Kemis yang menurutnya rusak bertahun-tahun tanpa perbaikan menyeluruh. “Saya tiap hari berangkat kerja lewat sini. Jalan Rajeg-Pasar Kemis emang terkenal gak bener dari dulu,” ujar Intan, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat tambal sulam sehingga jalan kembali rusak dalam waktu singkat. “Dibenerin bentar rusak lagi, soalnya ditambal dikit doang. Gak sampai seminggu udah berlubang lagi, begitu terus bertahun-tahun,” katanya.
2. Jalan tergenang meski tidak hujan

Keluhan serupa disampaikan Zakiah, mahasiswi asal Mauk yang kerap melintas di Jalan Raya Pasar Kemis. Ia mengatakan terdapat sejumlah ruas jalan yang selalu tergenang air meski cuaca sedang tidak hujan.
“Kalau ditanya yang paling kesel mah becek. Ada dekat pabrik Bosung tuh, hujan gak hujan pokoknya ada genangan aja di situ,” ujar Zakiah.
Menurutnya, genangan air membuat pengendara motor kesulitan melintas karena khawatir pakaian terkena cipratan lumpur.
3. Puluhan titik jalan rusak ditemukan

Berdasarkan pantauan IDN Times di lokasi, sedikitnya terdapat 28 titik jalan rusak di sepanjang Jalan Raya Rajeg-Mauk.
Sementara di Jalan Raya Rajeg-Pasar Kemis ditemukan 18 titik jalan retak dan tujuh titik lubang cukup dalam. Selain berlubang dan retak, beberapa ruas jalan juga tergenang air hingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.


















