Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Flyover Sudirman Bakal Dibangun, Atasi Macet Jalur KRL Duri-Tangerang

Flyover Sudirman Bakal Dibangun, Atasi Macet Jalur KRL Duri-Tangerang
Wali Kota Tangerang, Sachrudin (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Intinya Sih

  • Pemerintah Kota Tangerang akan membangun Flyover Sudirman untuk mengurai kemacetan di pertemuan jalur KRL Duri-Tangerang, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Benteng Betawi.
  • Flyover sepanjang 600 meter ini ditargetkan mulai dibangun awal 2027 dengan pembiayaan bersama antara Pemkot Tangerang dan pemerintah pusat.
  • Proyek ini menjadi agenda prioritas nasional dengan dukungan penuh dari Kementerian PU dan Kemenhub karena dinilai penting bagi kelancaran mobilitas serta keselamatan lalu lintas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota Tangerang segera membangun Flyover Sudirman atau Simpang Tidak Sebidang (STS) Sudirman untuk mengatasi kemacetan lantaran adanya pertemuan jalur kereta commuter line Duri-Tangerang, Jalan Jenderal Sudirman, hingga Jalan Benteng Betawi.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, rencana pembangunan Flyover Sudirman merupakan agenda prioritas Pemkot Tangerang bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU). "Urgensi pembangunan ini juga sangat besar karena lokasi ini menjadi simpul penting yang menghubungkan sejumlah jalur strategis di Kota Tangerang," kata Sachrudin, Selasa (19/5/2026).

1. Flyover akan membentang sepanjang 600 meter

Petugas Dishub Kota Tangerang mengawasi kendaraan yang parkir liar di Stasiun Batuceper
Petugas Dishub Kota Tangerang mengawasi kendaraan parkir liar di Stasiun Batuceper (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menambahkan, Pemkot Tangerang menargetkan realisasi pembangunan flyover sepanjang 600 meter tersebut dapat dimulai pada awal 2027.

"Kami sedang membahas bersama semua pihak terkait untuk mendukung percepatan perencanaan pembangunan, termasuk melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan," katanya.

2. Nantinya, pembiayaan akan dilakukan bersama pemerintah pusat

Petugas Dishub Kota Tangerang mengawasi kendaraan yang parkir liar di Stasiun Batuceper
Petugas Dishub Kota Tangerang mengawasi kendaraan parkir liar di Stasiun Batuceper (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Dalam waktu dekat ini, Pemkot Tangerang bergerak cepat menyusun Detail Engineting Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), dan penyelesaian pembebasan lahan sebelum pemenuhan Readness Criteria (RC) dilakukan. Adapun persiapan dari Pemkot Tangerang sendiri sudah mulai dilakukan termasuk membuat skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) sampai persiapan pembebasan lahan. "Yang bisa mulai dieksekusi di 2026 ini,” tambah Yeti.

Nantinya, skema anggaran pembiayaan dari pembangunan flyover tersebut akan dilakukan bersama dengan Pemerintah Pusat. Dimana, untuk pembebasan lahan dibiayai oleh Pemkot Tangerang dan pembangunan fisik flyover dibiayai oleh pemerintah pusat.

3. Pembangunan ini juga menjadi agenda prioritas BPJN

Petugas Dishub Kota Tangerang mengawasi kendaraan yang parkir liar di Stasiun Batuceper
Petugas Dishub Kota Tangerang mengawasi kendaraan parkir liar di Stasiun Batuceper (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Rudi Irawan, memastikan rencana pembangunan Flyover Sudirman telah mendapatkan dukungan semua pihak termasuk menjadi agenda prioritas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PU yang akan direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami sangat mendukung rencana pembangunan ini karena memang tadi sudah disampaikan tujuan pembangunan ini berdampak besar untuk melancarkan jalur mobilitas masyarakat serta meningkatkan keselamatan lalu lintas bagi pengguna jalan ke depan,” kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Banten

See More