Banjir dan Longsor Terjang 5 Kecamatan di Lebak

- Banjir dan longsor melanda 11 desa di lima kecamatan Kabupaten Lebak akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sejumlah sungai meluap.
- Sebanyak 37 rumah warga serta fasilitas umum seperti musala, jembatan, jalan, pondok pesantren, dan irigasi mengalami kerusakan tanpa laporan korban jiwa.
- BPBD Lebak menyalurkan bantuan logistik secara bertahap dan terus memantau titik rawan sambil mengimbau warga tetap waspada terhadap hujan susulan.
Lebak, IDN Times - Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, Banten. Sedikitnya 11 desa di lima kecamatan terdampak bencana akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat, puluhan rumah warga hingga fasilitas umum mengalami kerusakan dan terendam banjir.
1. Lima kecamatan terdampak banjir dan longsor

Kepala BPBD Lebak, Sukanta, mengatakan banjir dipicu meluapnya sejumlah sungai akibat tingginya intensitas hujan. Beberapa sungai yang meluap di antaranya Sungai Peucangpari, Cimaur, Cibeurih, Cilaki, Ciminyak, hingga Sungai Cisimet.
“Lima kecamatan terdampak mulai dari Cigemblong, Cipanas, Sajira, Lewidamar, dan Muncang,” kata Sukanta, Sabtu (16/5/2026).
2. Puluhan rumah hingga ponpes terdampak
BPBD mencatat sedikitnya 37 rumah warga terdampak banjir. Selain itu, sejumlah fasilitas umum juga ikut mengalami kerusakan. Fasilitas yang terdampak meliputi musala, dua jembatan, jalan, pondok pesantren (ponpes), hingga saluran irigasi.
“Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujarnya.
3. BPBD mulai menyalurkan bantuan

Sukanta menyebut, beberapa wilayah yang sebelumnya terendam kini mulai berangsur surut. Meski demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan bencana. Selain itu, bantuan logistik juga mulai disalurkan secara bertahap kepada warga terdampak.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang masih dapat terjadi di wilayah Lebak dan sekitarnya.

















