Tersinggung Ucapan Pamannya, Pemuda di Tangsel Nekat Gali Makam Ibunya

- Seorang pria bernama Agus di Tangsel nekat menggali makam ibunya setelah tersinggung ucapan pamannya usai cekcok keluarga.
- Pertengkaran bermula dari teguran soal kebersihan kamar, lalu memanas ketika sang paman menyuruh Agus pergi sambil membawa makam orang tuanya.
- Aksi Agus sempat dihentikan warga dan pengurus makam, namun ia sudah menggali sedalam 60 sentimeter sebelum akhirnya berhasil dibujuk keluarganya.
Tangerang Selatan, IDN Times - Seorang pria bernama Agus (25) nekat menggali makam ibu kandungnya di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Aksi itu diduga dipicu rasa tersinggung usai cekcok dengan keluarganya.
Sekretaris Kelurahan Muncul, Muhammad Ali, mengatakan peristiwa tersebut berawal dari persoalan internal keluarga. Saat itu, istri paman Agus menegur soal kebersihan kamar tidur yang ditempatinya.
“Teguran itu kemudian memicu perdebatan dan saling tersinggung,” kata Ali, Rabu (13/5/2026).
1. Berawal dari pertengkaran internal

Keributan tersebut kemudian didengar oleh paman Agus yang berusaha melerai. Namun suasana justru semakin memanas hingga sang paman mengucapkan kalimat yang membuat Agus terpancing emosi.
“Pamannya sempat berkata, ‘pergi saja dari rumah, sekalian bawa makam orang tuamu’,” ujarnya.
Menurut Ali, Agus sejak usia empat tahun memang dirawat oleh pamannya setelah ibunya meninggal dunia. Ucapan tersebut diduga membuat emosinya memuncak.
Usai pertengkaran itu, Agus langsung menuju makam ibunya di TPBU Sengkol. Aksi nekatnya sempat diketahui pengurus lingkungan dan warga sekitar.
2. Makam ibu Agus sudah tergali 60 centimeter

Mereka berupaya menenangkan Agus agar menghentikan tindakannya. Bahkan, pengurus makam sempat memutus aliran listrik di area pemakaman untuk menghambat pergerakannya. Namun upaya tersebut tidak berhasil.
“Kami sempat sepakat meninggalkan dia agar lebih tenang. Tapi ketika kami kembali sekitar setengah jam kemudian, Agus sudah tidak ada di lokasi dan makam ibunya sudah tergali sedalam kurang lebih 60 sentimeter,” tutur Ali.
Peristiwa itu sempat menjadi perhatian warga sekitar. Hingga kini, situasi disebut sudah kembali kondusif setelah Agus berhasil dibujuk keluarganya.


















