Gubernur Ancam Pecat ASN yang Nekat Liburan ke Luar Kota

Serang, IDN Times - Gubernur Banten Wahidin Halim bakal memberikan sanksi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang nekat liburan keluar daerah saat libur natal dan tahun baru 2021. Hal ini dalam rangka mengantisipasi penularan COVID-19.
Dia memerintahkan seluruh bawahannya untuk tidak pergi ke tempat wisata dan tetap di rumah. "Ngapain liburan, kena COVID, habis ongkos," kata Wahidin, Selasa (22/12/2020).
1. Ancaman pemecatan terhadap ASN yang tetap bepergian

Mantan Wali Kota Tangerang itu mengaku akan memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang nekat bepergian keluar daerah saat libur akhir tahun. Dia pun tidak akan segan-segan memecat pegawainya yang tetap membandel jika sudah diberikan peringatan.
"Sanksi dikurangin gaji, turunkan pangkat. Saya akan skors yang melanggar, kalau tiga kali saya pecat," katanya.
2. Penularan di lingkungan ASN karena ada yang keluar daerah

Wahidin mengungkap, selama ini penyebaran virus corona di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten muncul akibat tertular dari pegawai yang kerap bepergian keluar daerah. Mereka tidak sadar telah telah membawa virus ke lingkungannya sendiri.
"Penularan di kantor dia pergi keluar daerah diem-diem, tidak sadar membunuh orang lain. Harusnya Jujur masuk karantina lalu terbuka karena bukan aib," katanya.
3. Masyarakat tetap di rumah hotel dilarang gelar kegiatan keramaian

Selain ASN, pria yang akrab disapa WH itu pun meminta kepada masyarakat untuk mengurungkan niatnya pergi ke tempat wisata saat libur mendatang. Dia pun mengancam akan memberi sanksi hotel yang menggelar kegiatan kerumunan.
"Kita minta hotel tidak mengundang orang berkerumun apalagi pesta tahun baru," katanya.



















