Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hadapi Demo Buruh di May Day, Polda Banten: Ada 4 Tahap pengamanan
Ilustrasi demo buruh (ANTARA)
  • Polda Banten menyiapkan empat tahap pengamanan May Day melalui simulasi Sispamkota, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 agar personel bertindak profesional dan terukur.
  • Empat tahap dimulai dari situasi hijau dengan negosiasi Polwan hingga tahap merah yang melibatkan Brimob, sementara penggunaan senjata api hanya dilakukan jika keselamatan terancam.
  • Peringatan May Day di Banten diarahkan pada kegiatan positif seperti bakti sosial, dengan imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menjaga kondusivitas wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyiapkan skema pengamanan untuk menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Empat tahap skema itu dilakukan melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang melibatkan personel gabungan.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan, empat tahapan tersebut merupakan implementasi Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan, untuk memastikan seluruh personel bertindak profesional dan terukur sesuai dinamika di lapangan.

1. Ini penjelasan tiap tahap

ilustrasi polisi (pexels.com/Muhammad Renaldi)

Dikutip dari ANTARA, Senin (20/4/2026), Hengki menjelaskan, keempat tahap itu dimulai dari situasi hijau dengan mengedepankan tim negosiator Polwan dan Dalmas awal. Jika terjadi peningkatan eskalasi, situasi berlanjut ke tahap kuning dengan pengerahan Dalmas lanjut.

Apabila massa mulai bertindak anarki, seperti melakukan pembakaran atau perusakan, situasi meningkat menjadi merah yang ditangani oleh tim penindak anarkis dari Brimob.

“Tahapan terakhir adalah penggunaan kekuatan senjata api, namun itu hanya dilakukan apabila situasi telah mengancam keselamatan petugas atau masyarakat,” ujarnya.

2. Hengki: peringatan May Day tahun ini diarahkan pada kegiatan positif

Ilustrasi buruh, pekerja (IDN Times/Arief Rahmat)

Berdasarkan koordinasi dengan serikat buruh di wilayah Banten, menurut Hengki, peringatan May Day tahun ini diarahkan pada kegiatan positif, seperti bakti sosial bersama pemerintah dan kepolisian.

Polda Banten juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi bohong serta memanfaatkan layanan call center 110 untuk memverifikasi informasi demi menjaga kondusivitas wilayah.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi pelaksanaan simulasi tersebut. Menurut dia, pemahaman strategi penanganan lapangan menjadi hal krusial bagi kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah.

“Kekompakan dan keberanian harus dimiliki petugas. Saya mengapresiasi Polda Banten atas komunikasi yang baik dengan buruh sehingga diharapkan May Day di Banten berjalan aman dan kondusif,” katanya.

Editorial Team