Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Honorer Banten Akan Demo, Pj Gubernur: Jangan Berandai-andai

Honorer Banten Akan Demo, Pj Gubernur: Jangan Berandai-andai
Pj Gubernur Banten Al Muktabar (ketiga kiri) menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Serang, Kamis (2/6/2022). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Share Article

Serang, IDN Times - Pj Gubernur Banten Al Muktabar meminta pegawai non-PNS atau honorer tetap tetap tenang dan kondusif dalam menyikapi aturan pemerintah soal penghapusan tenaga honorer mulai tahun 2023.

Al Muktabar menegaskan, keputusan itu baru dilaksanakan pada November 2023 sehingga pemerintah daerah punya waktu sekitar 1,5 tahun untuk mencari solusi. 

"Kita masih memformulakan apa yang bisa kita lakukan untuk semua berjalan dengan baik," kata Al Muktabar saat dikonfirmasi, Senin (6/6/2022).

1. Pj Gubernur Banten minta para honorer tetap bekerja dan tidak perlu khawatir

Ilustrasi guru honorer Indonesia (Dok/Instagram @pppk.indonesia)
Ilustrasi guru honorer Indonesia (Dok/Instagram @pppk.indonesia)

Diketahui sebelumnya ribuan tenaga honorer di Pemprov Banten yang tergabung dalam Forum Pegawain Non PNS Banten (FPNPB) berencana berunjuk rasa besar-besaran di depan Kantor Gubernur Banten, Kota Serang pada 13 Juni 2022. Para pegawai itu menuntut kejelasan nasib mereka.

Menanghapi aksi itu, Al Muktabar meminta para pegawai tetap bekerja seperti biasa dan menyerahkan kepada pemerintah.

"Tidak ada hal yang mengkhawatirkan kan sampai detik ini, satu setengah tahun lagi ini jadi jangan berandai-andai. Yang jelas saat ini gak ada problem kan," katanya.

2. Al Muktabar juga mengklaim akan berkomitmen untuk memperjuangkan nasib honorer

IDN Times /Khaerul Anwar
IDN Times /Khaerul Anwar

Saat ini, lanjut Al, Pemprov Banten tengah mencari solusi terkait kebijakan yang digulirkan pemerintah. Namun dia mengaku akan komitmen memperjuangkan nasib tenaga non-ASN tersebut.

Apa yang bisa kita lakukan sebaiknya akan kita upayakan, tentu juga dalam keterbatasan kewenangan oleh karenanya saya menghimbau untuk kondusif," katanya.

3. Pemprov Banten akan menempuh jalur dialog

Ilustrasi guru honorer. ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Ilustrasi guru honorer. ANTARA FOTO/Irfan Anshori

Selain itu, pihaknya pun akan melakukan dialog dengan para honorer guna mengakomodir aspirasi mereka sehingga baik pemerintah maupun honorer bisa menemukan titik terang untuk ke depan.

"Jadi para honorer juga kita dengarkan mau bagaimana," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Khaerul Anwar
Ita Lismawati F Malau
Khaerul Anwar
EditorKhaerul Anwar

Latest News Banten

See More

Perawat Wanita di Klinik Gigi Tangerang Ditusuk Pasiennya Sendiri

31 Mei 2026, 18:43 WIBNews