Idul Adha, Pemkot Tangsel Pantau Lapak Pedagang Hewan Kurban

Tangerang Selatan, IDN Times - Enam orang dokter yang tergabung dalam tim kesehatan hewan keliling melakukan pemantauan lapak-lapak pedagang hewan kurban jelang perayaan Idul Adha.
Kepala UPT Puskeswan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel, Pipit Surya Yuniar mengatakan, sampai saat ini temuan penyakit masih sebatas shipment syndrome atau yang diakibatkan pengangkutan atau transportasi.
"Seperti radang mata, bapil (batuk pilek), luka dan pincang," kata Pipit, Minggu (1/6/2025).
1. Petugas beri pengobatan hewan kurban yang alami sakit

Pipit memastikan, setiap ekor hewan kurban yang ditemui sakit di lapak-lapak pedagang langsung diobati. Tim kesehatan hewan memberikan obat seperti salep mata dan lain sebagainya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menyebit, jumlah kebutuhan hewan ternak kurban tahun ini sekitar 3000 ekor lebih. Jumlah tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun sebelumnya.
"Peningkatan mungkin ada 20 persen," kata Pilar.
2. Pilar sebut ada peningkatan daya beli hewan kurban

Pilar mengklaim, terjadi peningkatan daya beli masyarakat terhadap hewan ternak kurban, meski harga jual daging sapi per kilogram mencapai Rp70 ribu dan kambing mulai dari Rp3 juta hingga lebih per ekor.
"Nanti pada saat pasca pemotongan dan pembagian daging itu juga kita lakukan sampling," ungkapnya.
3. Idul Adha jatuh pada Jumat 6 Juni mendatang

Untuk diketahui, mengacu pada hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) pada 27 Mei lalu, tanggal 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada Rabu (28/5/2025). Dengan demikian, wukuf di Arafah berlangsung pada Kamis, 5 Juni 2025, sehari sebelum Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Zulhijah atau Jumat, 6 Juni 2025.



















