Comscore Tracker

Dinkes Tangerang Bakal Gelar Tes PCR Secara Acak di Sekolah

Warga sekolah tidak perlu takut

Tangerang, IDN Times - Pekan depan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang akan menggelar tes PCR secara acak di sekolah-sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka. Untuk ini, Dinkes Tangerang sudah menyiapkan 15 ribu alat swab PCR. 

“Ini menjadi langkah strategi surveilans aktif kita, meliputi pelacakan dan testing dengan metode active case finding atau menjemput bola," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggareni, seperti dikutip dari Antara, Senin (10/1/2021). 

1. Langkah ini diambil untuk menekan COVID-19 usai liburan Natal dan tahun baru

Dinkes Tangerang Bakal Gelar Tes PCR Secara Acak di SekolahANTARA FOTO/Fauzan

Upaya  surveilans aktif itu, kata Dini, merupakan bagian dari usaha Dinkes Tangerang dalam mendampingi pelaksanaan PTM 100 persen dan antisipasi pasca libur Nataru. "Serta hadirnya varian baru Omicron yang dilihat di nasional kian meningkat,” kata dia. 

Nantinya, tes PCR akan dilaksanakan kepada siswa, guru dan warga sekolah lainnya.

2. Ada agenda PCR acak, warga sekolah tidak perlu takut

Dinkes Tangerang Bakal Gelar Tes PCR Secara Acak di SekolahANTARA FOTO/Fauzan

Dini pun para siswa dan warga sekolah lainnya tidak takut dengan agenda PCR acak ini.  Pasalnya, mau tidak mau swab acak akan terus beriringan dengan pelaksanaan PTM terlebih saat ditemui kasus baru atau terjadinya peningkatan kasus.

“Terpenting kesehatan dan pengawasan sedini mungkin pada anak-anak kita. Jangan sampai mereka terpapar, dan saling menularkan hingga membentuk klaster sekolah,” katanya.

3. Langkah yang diambil jika ada warga sekolah yang terpapar COVID-19

Dinkes Tangerang Bakal Gelar Tes PCR Secara Acak di SekolahANTARA FOTO/Fauzan

Dini juga mengungkap, surveilans aktif ini dilaksanakan oleh setiap puskesmas di wilayah masing - masing dengan mendatangi sekolah.

Jika nantinya ada temuan warga sekolah yang positif COVID-19, maka akan ditindak lanjuti dengan sesuai aturan. Pasalnya Dinas Pendidikan sudah membentuk Satgas COVID-19 setiap kelas.

“Jika ditemukan pelajar, guru atau warga sekolah yang positif, varian omicron atau apa pun itu, untuk penanganan semua sama saja. Mereka yang positif akan dikarantina, sedangkan yang kontak erat akan diswab hingga diisolasi sementara,” katanya.

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya