Jalan Raya Pasar Kemis Rusak, 4 Orang Meninggal dalam 13 Hari

- Lubang menganga di hampir setiap titikPantauan wartawan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Lubang menganga terlihat hampir di setiap titik, baik di badan jalan maupun di pinggir, dengan kedalaman sekitar 15 hingga 25 sentimeter.
- Jalan tersebut kewenangan Pemkab TangerangKepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyebut Jalan Raya Pasar Kemis merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
- Desakan warga untuk perbaikan jalanWarga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut agar tidak kembali men
Tangerang, IDN Times — Kerusakan parah di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kembali memakan korban jiwa. Dalam kurun 13 hari terakhir, tercatat empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang diduga dipicu kondisi jalan berlubang dan tidak rata.
Seluruh insiden melibatkan pengendara sepeda motor dan kendaraan besar seperti truk molen maupun dump truk.
Insiden pertama terjadi pada Minggu (1/2/2026). Seorang perempuan berusia 42 tahun meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor dan terlindas truk molen di depan PT Victory Chingluh.
Enam hari kemudian, Sabtu (7/2/2026), kecelakaan maut kembali terjadi. Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya diduga kehilangan kendali akibat jalan rusak dan menabrak dump truk hingga tewas di lokasi.
Kecelakaan serupa kembali terjadi pada Rabu (11/2/2026) malam. Seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan truk.
Insiden terbaru terjadi pada Jumat (13/2/2026). Seorang siswi SMA kelas XII yang hendak berangkat sekolah meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk molen.
1. Lubang menganga di hampir setiap titik

Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Lubang menganga terlihat hampir di setiap titik, baik di badan jalan maupun di pinggir, dengan kedalaman sekitar 15 hingga 25 sentimeter.
Jalan sepanjang kurang lebih 6–8 kilometer itu merupakan penghubung kawasan industri Pasar Kemis dengan wilayah Rajeg. Setiap hari, ruas jalan tersebut dilalui pekerja, pelajar, serta kendaraan berat dari dan menuju kawasan industri.
Warga sekitar, Herni (35), mengaku kondisi jalan sudah lama rusak dan belum tersentuh perbaikan signifikan.
“Setiap hari orang harus berhati-hati, tapi tetap saja kecelakaan terjadi. Kami sangat cemas, terutama anak-anak yang pergi ke sekolah,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Menurutnya, banyaknya kendaraan besar yang melintas turut memperparah kondisi jalan.
Pengguna jalan lainnya, Aini (29), juga mengaku tidak nyaman saat melintas, terutama pada malam hari. “Kalau lewat sini harus pelan-pelan banget. Lubangnya dalam dan hampir setiap bagian jalan berlubang,” katanya.
Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut agar tidak kembali menelan korban jiwa.
2. Jalan tersebut kewenangan Pemkab Tangerang

Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyebut Jalan Raya Pasar Kemis merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Izin, itu jalan kabupaten (Tangerang), tapi informasi ini saya teruskan juga,” ujarnya melalui pesan singkat.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan warga dan rencana perbaikan jalan tersebut.

















