Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perluas Ekspansi, GDPS Targetkan Pendapatan Rp500 Miliar pada 2026

GDPS Targetkan Pendapatan Rp500 Miliar pada 2026, Perluas Ekspansi global (Dok. GDPS)
GDPS Targetkan Pendapatan Rp500 Miliar pada 2026, Perluas Ekspansi global (Dok. GDPS)
Intinya sih...
  • GDPS menargetkan pendapatan Rp500 miliar pada 2026
  • Pertumbuhan diiringi perbaikan kinerja keuangan dan ekspansi global
  • Manpower GDPS capai 6.900 orang dengan layanan berkualitas
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times — Anak usaha BUMN Garuda Indonesia, PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), menargetkan pendapatan tembus Rp500 miliar pada 2026. Target ini didorong oleh strategi ekspansi ke pasar internasional serta penguatan layanan outsourcing dan manpower aviation.

Direktur Utama GDPS Cornelis Radjawane mengatakan kinerja perusahaan menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatan GDPS tercatat naik dari Rp323,4 miliar pada 2023 menjadi Rp397,1 miliar pada 2024 dan mencapai Rp494,9 miliar pada 2025.

“Pada 2026 kami menargetkan pendapatan melampaui Rp500 miliar. Target ini sejalan dengan strategi penguatan operational excellence serta pengembangan pasar internasional,” kata Cornelis, Kamis (12/2/2025).

1. Pertumbuhan ini juga dibarengi perbaikan kinerja keuangan

IMG-20250719-WA0003.jpg
Pemandangan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan deretan pesawat terbang yang dioperasikan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air. (Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)

Ia menjelaskan, pertumbuhan tersebut juga diiringi perbaikan kinerja keuangan, termasuk peningkatan laba bersih dan EBITDA dalam dua tahun terakhir. Pada 2026, GDPS menargetkan margin profit yang lebih baik.

Selain memperkuat pasar domestik, GDPS terus memperluas ekspansi global dengan mengirimkan tenaga kerja profesional di sektor aviasi dan ground handling. Saat ini, perusahaan telah menjalankan proyek internasional di Uni Emirat Arab, Papua Nugini, Korea Selatan, Arab Saudi, hingga India.

“Ekspansi internasional menjadi fokus utama kami. Kebutuhan tenaga kerja aviasi dan teknis di berbagai negara terus meningkat,” ujarnya.

2. Man power GDPS capai 6.900 orang

Ilustrasi pelayanan penumpang penerbangan Bandara Sepinggan Balikpapan Kaltim, Rabu (16/3/2022). Foto Angkasa Pura Balikpapan
Ilustrasi pelayanan penumpang penerbangan. (Dok. Angkasa Pura Balikpapan)

GDPS juga menjalin kemitraan strategis, salah satunya dengan PT Aneka Petroindo Raya untuk penyediaan lebih dari 700 tenaga kerja di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, perusahaan memperluas kerja sama layanan outsourcing manajemen di sektor kebandarudaraan.

Seiring ekspansi bisnis, jumlah tenaga kerja yang dikelola GDPS turut meningkat. Hingga 2025, manpower perusahaan tumbuh 44 persen menjadi lebih dari 6.900 tenaga kerja yang tersebar di 93 kota dengan total 139 proyek.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan berkualitas melalui pengembangan SDM unggul serta inovasi teknologi agar GDPS mampu bersaing di pasar global,” pungkas Cornelis.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Banten

See More

Pembersihan Pestisida di Sungai Cisadane Ditargetkan Rampung 2 Minggu

12 Feb 2026, 18:35 WIBNews