Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jurnalis Hilang Kontak, Pencarian di Pulau Sekitar Krakatau Masih Nihil
Masyarakat dan keluarga korban melakukan pencarian di Pulau Sekitar Krakatau (Dok. Relawan)
  • Pencarian delapan orang, terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal, memasuki hari ketiga setelah hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Tim menyisir perairan sekitar Pulau Panjang, Sertung, dan Rakata selama empat jam; cuaca serta ombak mendukung, tetapi belum ditemukan tanda keberadaan korban.
  • Operasi diperkuat Helikopter Dauphin AS365 N3+ dengan tujuh personel, sementara delapan anggota keluarga korban turut mengikuti pencarian menggunakan kapal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketiga, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut.
  • Who?
    Lima jurnalis, tiga kru kapal termasuk kapten kapal Warta dan kru Surakman, tim pencari Kapal Arupadathu 02 yang dipimpin Dedi, delapan anggota keluarga korban, serta tujuh personel helikopter terlibat.
  • Where?
    Penyisiran dilakukan di perairan sekitar Pulau Panjang, Pulau Sertung, dan Pulau Rakata di kawasan Krakatau. Kapal pencari berangkat dari Dermaga Marina Lippo Carita.
  • When?
    Pada Kamis, 10 September 2026, pencarian hari ketiga di laut berlangsung pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Helikopter berangkat pukul 12.36 WIB.
  • Why?
    Operasi dilakukan untuk mencari delapan orang yang hilang kontak ketika menjalankan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
  • How?
    Kapal Arupadathu 02 menyisir sejumlah titik dan mengelilingi Pulau Rakata selama sekitar empat jam. Pencarian udara diperkuat Helikopter Dauphin AS365 N3+ dari Lanud Atang Sendjaja; cuaca, ombak, dan angin dilaporkan mendukung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lima jurnalis dan tiga kru kapal hilang saat melihat Gunung Anak Krakatau meletus. Tim mencari mereka di laut dekat Pulau Panjang, Sertung, dan Rakata. Cuaca baik dan ombak tenang. Keluarga juga ikut mencari. Helikopter terbang melihat dari atas. Sampai sekarang, delapan orang itu belum ditemukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pandeglang, IDN Times - Pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) belum membuahkan hasil. Memasuki hari ketiga, tim pencarian menyisir perairan di sekitar Pulau Panjang, Pulau Sertung, hingga Pulau Rakata.

Kapten Kapal Arupadathu 02, Dedi, mengatakan pihaknya menyisir sejumlah titik di sekitar kawasan Krakatau. Bahkan, Pulau Rakata yang memiliki wilayah cukup luas turut dikelilingi untuk mencari tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut.

"Hasilnya belum ada," kata Dedi, Kamis (10/9/2026).

Penyisiran berlangsung sekitar empat jam, mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Kapal membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk mencapai lokasi pencarian dari Dermaga Marina Lippo Carita.

1. Cuaca mendukung, tapi belum ada tanda korban

Masyarakat dan keluarga korban melakukan pencarian di Pulau Sekitar Krakatau (Dok. Relawan)

Dedi menyebut kondisi cuaca selama pencarian cukup mendukung. Ombak dan angin di lokasi relatif tenang sehingga kapal dapat bergerak menyisir sejumlah titik tanpa kendala berarti.

"Kalau cuaca hari ini normal tidak ada masalah dengan ombak dan lain-lain. Kita nyari lancar tadi. Kondisi ombak dan angin bagus, alhamdulillah," ujarnya.

2. Keluarga korban turut ikut dalam pencarian

Masyarakat dan keluarga korban melakukan pencarian di Pulau Sekitar Krakatau (Dok. Relawan)

Kapal Arupadathu 02 juga membawa delapan anggota keluarga korban dalam pencarian. Mereka berasal dari keluarga Warta, kapten kapal yang hilang, dan Surakman, salah satu kru kapal.

Meski area pencarian telah diperluas hingga tiga pulau, penyisiran selama empat jam belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang hilang kontak.

"Belum ada tanda-tanda," katanya.

3. Helikopter dikerahkan dari udara

Basarnas kerahkan Helikopter cari 5 jurnalis hilang di Selat Sunda (Dok. Basarnas)

Selain pencarian melalui laut, operasi hari ketiga turut diperkuat dengan satu unit Helikopter Dauphin AS365 N3+. Helikopter tersebut dikerahkan untuk melakukan pencarian dari udara.

Helikopter berangkat dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 12.36 WIB dengan membawa tujuh personel untuk mendukung pencarian delapan orang yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article