Serang, IDN Times - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenppa) Banten mencatat kasus kekerasan anak dan perempuan di wilayahnya mencapai 178 kasus pada 2024 ini.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Siti Maani Nina mengatakan, pihaknya tak menampik masih tingginya kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di Banten.
“Dari tahun 2016 sampai 2023 jumlah kasus tertinggi itu ada di tahun 2022, yaitu 1.131 kasus dan berkurang di tahun 2023 dengan 1026 kasus,” Kata Nina, Senin (27/5/2024).
