Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Ciputat Timur Lempar Pot Bunga ke Ibunya

Kota Tangerang Selatan
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Ciputat Timur Lempar Pot Bunga ke Ibunya
Kekerasan dalam rumah tangga KDRT (IDN Times/Sukma Shakti)

  • Polisi mediasi kasus ini, dilaporkan oleh ibu pelaku kepada Ketua RT setempat

  • Pelaku kerap melakukan kekerasan setelah bercerai, namun masalah dapat diselesaikan secara kekeluargaan

  • Kasus ini berakhir damai, tidak berlanjut ke proses hukum karena keluarga korban memaafkan perbuatan pelaku

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tangerang Selatan, IDN Times – Seorang pria berinisial HM (29), warga Ciputat Timur, Tangerang Selatan, melempar pot bunga ke arah ibunya sendiri karena kesal tidak diberi uang. Aksi itu terjadi di kediaman mereka daerah Cempaka Putih, pada Jumat (6/6/2025) pagi.

“Namun oleh ibunya, pelaku tidak diberi karena sudah sering meminta uang,” kata Kapolsek Ciputat Timur, Komisaris Bambang Askar Sodiq, Minggu (7/6/2025).

  1. 1. Polisi mediasi kasus ini

    Ilustrasi garis polisi. (Dok/securityinteligent)
    Ilustrasi garis polisi. (Dok/securityinteligent)

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung dilaporkan M (60), ibu pelaku, kepada Ketua RT setempat, D. D kemudian menghubungi Ajun Inspektur Dua Ary Cahyono, anggota Bina Masyarakat Kelurahan Cempaka Putih.

    “Anggota kami tersebut bersama ketua RT memfasilitasi untuk menengahi,” kata Bambang.

  2. 2. Pelaku kerap melakukan kekerasan setelah bercerai

    ilustrasi menandatangani surat cerai (pexels.com/karolinagrabowska)
    ilustrasi menandatangani surat cerai (pexels.com/karolinagrabowska)

    Bambang menambahkan, masalah tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan pelaku telah meminta maaf kepada ibunya.

    "Menurut Ketua RT, HM kerap marah-marah sejak bercerai dengan istrinya," kata dia.

  3. 3. Kasus ini berakhir damai

    Kekerasan seksual
    Kekerasan seksual

    Kasus ini tak berlanjut ke proses hukum oleh kepolisian lantaran keluarga korban memaafkan perbuatan pelaku. Selain itu, pelaku juga masih sebagai anak korban.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More