Mesin Kapal Mati di Anyer, 3 Nelayan Terapung di Laut 6 Jam

- Tiga nelayan asal Kampung Ciparay, Anyer, terombang-ambing di Perairan Anyer setelah mesin Kapal AA Indra mati pada Rabu dini hari saat mencari ikan.
- Awak kapal gagal memperbaiki mesin dan melapor ke Basarnas Banten pukul 04.10 WIB, sehingga tim rescue segera dikerahkan untuk melakukan pencarian.
- Tim SAR menemukan ketiganya selamat pukul 07.35 WIB, mengevakuasi mereka ke Pantai Bandulu, lalu mengusulkan penutupan operasi SAR.
Serang, IDN Times - Sebanyak tiga nelayan yang mengalami mesin kapal mati di Perairan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada Rabu (30/9/2026).
Mereka berada di Kapal AA Indra yang bertolak dari Dermaga Ciparay, Anyer, pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB untuk mencari ikan. Ketiga nelayan tersebut yakni Sanaji (30), Amir (27), dan Saniman (50). Mereka seluruhnya merupakan warga Kampung Ciparay, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.
1. Kapal mesin mati saat dini hari

Ilustrasi Basarnas (Dok.IDN Times/istimewa) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad mengatakan, mesin kapal mati pada Rabu sekitar pukul 01.20 WIB.
Awak kapal sempat berupaya memperbaiki mesin, tetapi tidak berhasil. Salah satu awak kemudian menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten untuk meminta bantuan. Laporan tersebut diterima pada pukul 04.10 WIB. Tim Rescue Basarnas Banten kemudian dikerahkan menuju lokasi kejadian.
2. Tiga nelayan ditemukan selamat

3 Nelayan Kapal Mati Mesin di Anyer Berhasil Dievakuasi (Dok. Basarnas Banten) Tim SAR tiba di Posko SAR Terpadu Polairud sekitar pukul 05.40 WIB. Setelah berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, pencarian dilakukan menggunakan rubber boat milik Basarnas Banten.
Sekitar pukul 07.35 WIB, tim berhasil menemukan Kapal AA Indra beserta tiga orang person on board (POB) di koordinat 6°03’35.6”S 105°48’57.8”E.
Ketiga nelayan ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka dievakuasi menuju Pantai Bandulu, Posko SAR Terpadu, untuk mendapatkan penanganan sebelum diserahkan kepada keluarga.
3. Operasi SAR diusulkan ditutup

3 Nelayan Kapal Mati Mesin di Anyer Berhasil Dievakuasi (Dok. Basarnas Banten) Al Amrad mengatakan, keberhasilan evakuasi tersebut tidak lepas dari respons cepat dan koordinasi seluruh unsur SAR yang terlibat.
“Begitu menerima laporan adanya kapal mati mesin, kami langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Alhamdulillah, ketiga POB berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan selanjutnya kami evakuasi ke Pantai Bandulu untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Al Amrad.
Operasi tersebut melibatkan Tim Rescue Basarnas Banten, BPBD Kabupaten Serang, serta Polairud Polda Banten Pos Terpadu Anyer.
Setelah seluruh nelayan berhasil dievakuasi, operasi SAR diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















