Konvoi Pesilat di Tigaraksa Diduga Sempat Nyalakan Petasan di Depan RSUD

- Ratusan pesilat PSHT melakukan konvoi di Jalan Raya Pemda Tigaraksa sambil menyalakan petasan dekat RSUD Tangerang untuk menghadiri acara Pengesahan Warga Baru.
- Polisi dari Polsek Cikupa, Polres Tangerang, Brimob, dan Samapta Polda Banten mengawal sekitar 2.000 peserta yang menggunakan lebih dari 1.000 sepeda motor agar perjalanan tetap tertib.
- Pihak kepolisian menyatakan kegiatan berlangsung aman dan kondusif setelah memberikan arahan serta menerjunkan lebih dari 180 personel gabungan untuk menjaga keamanan selama acara.
Tangerang, IDN Times – Ratusan orang yang tergabung dalam rombongan perguruan pencak silat melakukan konvoi di Jalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (27/6/2026) malam. Aktivitas tersebut sempat menjadi perhatian warga setelah iring-iringan kendaraan memenuhi ruas jalan dan terekam kamera pengguna jalan.
Berdasarkan informasi yang beredar, rombongan juga terlihat menyalakan petasan atau kembang api di sekitar kawasan rumah sakit saat melintas.
Belakangan diketahui rombongan tersebut merupakan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang menuju Padepokan PSHT Matagara di Kecamatan Tigaraksa. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka mengikuti agenda Pengesahan Warga Baru PSHT.
Dalam iring-iringan, peserta terlihat membawa sejumlah bendera yang diduga merupakan identitas perguruan pencak silat yang mereka ikuti.
1. Polisi lakukan pengawalan selama perjalanan

Kapolsek Cikupa, Syamsul Bahri mengatakan, rombongan mendapatkan pengamanan dan pengawalan dari jajaran kepolisian. Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Cikupa bersama gabungan dari Polres Tangerang, Brimob Polda Banten, dan Samapta Polda Banten.
Menurut Syamsul, dari wilayah Cikupa terdapat 23 peserta yang diberangkatkan, terdiri dari 15 calon warga baru dan delapan pendamping.
Sementara secara keseluruhan, sekitar 2.000 warga PSHT dari sejumlah ranting seperti Cikupa, Tigaraksa, Pasar Kemis, dan Tangerang Kota melintas menggunakan sekitar 1.100 sepeda motor.
2. Polisi klaim kegiatan berlangsung aman dan kondusif

Sebelum keberangkatan, polisi mengaku telah memberikan arahan kepada seluruh peserta agar menjaga ketertiban selama perjalanan. Arahan tersebut mencakup kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta menjaga situasi tetap aman selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengedepankan langkah preventif, pengawalan, dan pendekatan humanis agar seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Syamsul, Senin (29/6/2026).
Untuk mendukung pengamanan, kepolisian menerjunkan 85 personel gabungan Polres dan Polsek, ditambah 50 personel Brimob Polda Banten dan 50 personel Samapta Polda Banten.
Polisi menyebut hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, kondisi di lapangan tetap aman, tertib, dan kondusif.

















