Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Meninggal Karena Corona, Pegawai Pajak Pernah Bertemu Wali Kota Serang

Meninggal Karena Corona, Pegawai Pajak Pernah Bertemu Wali Kota Serang
Wali Kota Serang, Syafrudin (Dok. Istimewa)
Share Article

Serang, IDN Times - Seorang pegawai setingkat kepala seksi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang Barat, Provinsi Banten meninggal dunia setelah dinyatakan positif corona atau COVID-19.

Yang bersangkutan meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit (RS) Pondok Indah Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Minggu (29/3).

1. Pernah berkunjung ke kantor Wali Kota Serang

(IDN Times/Arief Rahmat)
(IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelum meninggal dunia dan dinyatakan positif COVID-19 ), menurut informasi, mendiang pernah berkunjung dan bertemu dengan Wali Kota Serang Syafrudin beserta beberapa pejabat Pemerintah Kota Serang.

Saat dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang Hari Pamungkas membenarkan bahwa yang bersangkutan pernah bertemu dengan nomor satu di Kota Serang dalam kegiatan kegiatan dalam rangka asistensi pengisian SPT Tahunan.

"Ketemu dengan Pak Wali tanggal 28 februari dan (yang bersangkutan) terpapar Maret lalu mengeluh sakit itu tanggal 15 Maret gitu jadi dari sisi kronologis clear," kata Hari saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

2. Syafrudin siap melakukan rapid test

Berbagai Sumber/Artwork by IDN Times
Berbagai Sumber/Artwork by IDN Times

Meski jika dilihat dari rentetan kronologi pertemuan sudah lewat masa inkubasi, menurut Hari, Wali Kota telah menyatakan siap untuk mengikuti rapid test untuk memastikan bahwa dia terpapar atau tidak.

"Tapi rapid test diutamakan pasian PDP maka beliau menyerahkan ke Dinkes karena alatnya terbatas. Wali kota dan Sekot tidak ada gejala apapun beliau masih sehat," katanya.

3. Berikut agenda Almarhum sebelum dinyatakan positif dan meninggal dunia

(suarasurabaya.net)
(suarasurabaya.net)

Tak hanya bertemu dengan Wali Kota Serang mendiang pernah mengikuti kegiatan diantaranya, pada Senin, 9 Maret 2020 sempat menghadiri undangan Rapat Koordinasi dari Kanwil di KPP Pratama Cikupa.

Selasa, 10 Maret 2020 menghadiri kegiatan bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanam Terpadu Satu Pintu, Dinas Pendidikan Wilayah Serang dan Untirta.

Rabu, 11 Maret 2020 menghadiri kegiatan bersama Dinas Kesehatan, Polres Serang dan Dinas Tenaga Kerja dan Administrasi.

Kamis – Jumat, 12-13 Maret 2020 memberikan pengarahan untuk kegiatan Persiapan Pemutakhiran Data yang berlokasi di Kota Serang sebelum petugas/pegawai melaksanakan kegiatan di lapangan.

Minggu, 15 Maret 2020 mulai merasa tidak enak badan dan langsung memeriksakan diri ke Dokter Umum di Klinik Dhia dekat rumah di daerah Ciputat, Tangerang Selatan.

Rabu, 18 Maret 2020 kondisi belum membaik, kontrol ke dokter. Jumat, 20 Maret 2020 kondisi memburuk dan dilarikan ke IGD RSPI Bintaro dan kemudian dirawat di RS tersebut.

Lalu pada Minggu, 22 Maret 2020 dinyatakan suspect Covid-19 dan masuk ruang isolasi dan Rabu, 25 Maret 2020 dinyatakan positif Covid-19.

Kamis, 26 Maret 2020 kondisi menurun dan masuk ke ICU dengan dipasang alat bantu pernafasan.
Minggu, 29 Maret 2020 masih berada di ICU dan mengalami komplikasi kemudian pukul 18.40 WIB meninggal dunia.

Humas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten Ida Layla membenarkan peristiwa tersebut. “Iya benar. Mohon kepada yang sempat berkontak dengan beliau untuk menjalankan protokol sesuai dengan SE (Surat Edaran) Kemenkes,” kata Layla.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khaerul Anwar
Ita Lismawati F Malau
Khaerul Anwar
EditorKhaerul Anwar

Latest News Banten

See More

Selama 5 Bulan 2.596 karyawan di PHK, Banten di Posisi Kedua Se-Indonesia

30 Jun 2026, 18:22 WIBNews