Menteri Imipas Perintahkan Seluruh Kanwil Mendata Daerah Bencana

- Menteri Imigrasi memerintahkan kantor wilayah mendata daerah bencana alam
- Air bersih dan bantuan lainnya disalurkan ke korban banjir di Jabodetabek
- Sebanyak 20 ribu bibit kelapa genjah hibrida dan ribuan paket sembako disalurkan di Tangerang
Tangerang, IDN Times - Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan, Agus Andrianto meminta seluruh Kantor Wilayah Keimigrasian untuk mendata yang daerahnya terdapat bencana alam seperti longsor, banjir, dan lain sebagainya, tak terkecuali di kawasan Tangerang. Kementerian Imipas akan menyalurkan bantuan, seperti air bersih, dengan menggunakan data tersebut.
Adapun dana yang terkumpul dan akan disalurkan lebih dari Rp1,7 miliar. "Nantinya untuk keperluan penyediaan air bersih, mulai dari kebutuhan, alat sampai tersedia air bersih itu untuk warga yang membutuhkan," kata Agus di Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Kota Tangerang, Selasa (20/1/2026).
1. Air bersih juga bakal disalurkan di korban banjir di Jabodetabek

Dia mengumpamakan, untuk penyediaan pompa untuk air bersih misalnya, satu alat misal seharga Rp 25 juta hingga Rp 30 juta, dengan terkumpul Rp 1,7 miliar lebih, maka bisa dilakukan di beberapa wilayah pasca-bencana. Adapun, bagi masyarakat terdampak bencana yang membutuhkan air bersih bisa mengajukan langsung ke Kantor Imigrasi terdekat.
"Jadi, bukan hanya di Aceh, Sumut saja. Tapi wilayah-wilayah lain yang membutuhkan pasca bencana, termasuk Jabodetabek,"katanya.
2. Sebanyak 20 ribu bibit kelapa genjah hibrida dan ribuan paket sembako disalurkan di Tangerang

Sementara itu, dalam Hari Bakti Imigrasi ke-76, pihaknya memberikan 400 ribu bibit kelapa genjah hibrida. Dari jumlah itu, 20 ribu diantaranya diberikan kepada Wali Kota Tangerang. Bibit tersebut pun nantinya akan ditanam dan panennya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat di Kota Tangerang.
"Nanti oleh dibagikan ke setiap kelurahan, merata, semoga bermanfaat untuk warganya,"ujar Agus.
Bukan hanya bibit kelapa, pihaknya juga menyerahkan 5 ribu paket sembako kepada pekerja informal serta warga yang membutuhkan. Dengan rincian, 14 Desa Binaan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang, 1 yayasan sosial, dan 1 pondok pesantren. Lalu, 2 Desa Binaan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta dan 11 yayasan sosial.
"Lalu, di Kantor Imigrasi Serang 8 Desa Binaan dan 2 yayasan sosial dan Kantor Imigrasi Cilegon 4 Desa Binaan dan 2 yayasan sosial," jelasnya.
Selain itu, sebanyak 400 kantong darah ditargetkan terkumpul untuk membantu stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) guna memenuhi kebutuhan medis darurat masyarakat.
3. Bibit kelapa akan dibagikan ke setiap kelurahan

Sementara, Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, bibit kelapa tersebut akan dibagikan ke setiap kelurahan. Untuk Kota Tangerang sendiri memiliki 104 kelurahan di 13 kecamatan.
"Segera akan kami bagikan kepada masyarakat," singkatnya.














