Comscore Tracker

Hujan Ekstrem, BPBD Tangsel: 11 Titik Rawan Banjir Siaga Penuh

Sejauh ini, belum ada laporan banjir

Tangerang Selatan, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memetakan titik-titik lokasi rawan banjir. Sejumlah lokasi ini kerap banjir jika intensitas curah hujan terus meningkat.

BPBD Tangsel menyebut, pihaknya bersiaga penuh di tengah prediksi adanya hujan ekstrem yang terjadi.

“Yang saya ketahui ada 11 titik rawan banjir,” kata pelaksana tugas (plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Urip Supriyatna, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Lapan Peringatkan Potensi Banjir Besar, Termasuk di Tangerang

1. Wilayah Serpong rawan banjir jika Sungai Cisadane meluap

Hujan Ekstrem, BPBD Tangsel: 11 Titik Rawan Banjir Siaga PenuhIDN Times/Muhamad Iqbal

Pertama, di perumahan Pesona Serpong, Kecamatan Serpong akibat luapan Sungai Cisadane. Kemudian di Kampung Jati, Buaran, Kecamatan Serpong, banjir biasanya dipicu aliran Kali Angke meluap.

Ketiga di depan Pusdiklantas, Kecamatan Serpong, akibat drainase dan berkurangnya daerah resapan air. Di Kecamatan Pondok Aren banjir biasanya merendam perum Pondok Safari Indah karena drainase segimentasi.

2. Ini titik rawan banjir di Ciputat

Hujan Ekstrem, BPBD Tangsel: 11 Titik Rawan Banjir Siaga PenuhPasar Ciputat (IDN Times/Muhammad Ikbal)

Dilanjutkan pada perumahan Pondok Kacang Prima akibat luapan Kali Ciputat. Perumahan Pondok Maharta luapan kali Ciputat. Kampung Bulak banjir dipicu luapan kali Ciputat.

Titik rawan banjir kedelapan, papar Urip, di perumahan Pondok Payung Mas, Kecamatan Ciputat, akibat luapan Kali Ciputat. Genangan air jika hujan deras juga biasa terjadi di Tembok Bolong Rempoa, Jalan Flamboyan, Kecamatan Ciputat Timur.

3. Sampai sore ini belum ada laporan banjir di pemukiman warga

Hujan Ekstrem, BPBD Tangsel: 11 Titik Rawan Banjir Siaga PenuhIlustrasi Banjir (IDN Times/Mardya Shakti)

Banjir di Kecamatan Pamulang kerap terjadi di perumahan BPI akibat drainase segimentasi, serta di perumahan Lembah Pinus akibat drainase aliran ke
Kali buangan segimentasi.

“Sampai siang ini dari monitoring Tim Reaksi Cepat di tujuh wilayah kecamatan banjir nihil,” kata Urip.

Baca Juga: Warga Tolak Rencana Kota Serang Tampung Sampah dari Tangsel  

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya