Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ngaku Titisan Nabi Khidir, Harimbi: Titisan dalam Bentuk Ilmu
Dok. Istimewa/Milda

Serang, IDN Times - Harimbi warga Kota Serang, Banten disorot Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena mengaku titisan Nabi Khidir angkat bicara. Dia menyebut, titisan Nabi Khidir bukan secara biologis melainkan secara keilmuan.

"Titisan bukan dalam bentuk anak tapi kolbu, ilmu dalam diri. Saya tak mengaku titisan Nabi Khidir tapi nitis punya kelebihan dari kecil seperti beliau," kata Harimbi kepada wartawan, Kamis (14/7/2022).

1. Arti titisan Nabi Khidir secara keilmuan

Pexels.com/PedroFigueras

Dia menjelaskan, arti tulisan titisan dimaksud adalah keturunan memiliki kesaktian menyembuhkan orang sejak kecil tanpa guru seperti Nabi Khidir. Meski begitu, keilmuan ia miliki tidak sebanding dengan kesaktian yang dimiliki Nabi Khidir.

"Karena saya tidak sekolah dari SD tidak mengerti arti titisan. Wajar juga leluhur saya Nabi Khidir leluhur saya Nabi Adam," katanya.

2. Mengaku bisa menyembuhkan berbagai penyakit

Ilustrasi Kabel (IDN Times/Sukma Shakti)

Dia mengklaim memiliki kemampuan bisa menyembuhkan berbagai penyakit mulai dari penyakit medis dan non medis. Titisan keilmuan Nabi Khidir dinobatkan saat dirinya mimpi dengan Ki Buyit Joharudin di Perumahan Visenda, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

"Saya punya kelebihan dari bayi. Kelebihannya dari Allah SWT, saya tidak punya guru. Kalau salah ngomong (soal titisan) dihampura," katanya

3. Harimbi siap dibimbing MUI

Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI) (IDN Times/Mui.or.id)

Kendati demikian, dia mengaku selama keliru dan siap dibimbing oleh MUI terkait ilmu keagamaan karena dirinya tidak sampai tamat belajar di pondok pesantren.

"Alhamdulillah datang beliau (MUI) saya mau dibimbing ulama itu cita-cita saya dan saya sangat bersyukur," katanya.

Editorial Team

Related Article