Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

Pedagang Cilok di Cikupa Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan
Polisi melakukan pemeriksaan di TKP pembunuhan pedagang cilok di Cikupa (dok. Polresta Tangerang)
  • Seorang pedagang cilok berinisial R ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Tangerang pada Selasa malam.
  • Pintu kontrakan korban terkunci dari luar dan jasadnya ditemukan oleh teman serta pemilik indekos setelah dibuka menggunakan kunci cadangan.
  • Polisi menduga korban tewas akibat pembunuhan dan kini tengah memburu rekan satu kos yang menghilang sambil menunggu hasil autopsi untuk memperkuat penyelidikan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Seorang pedagang cilok ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kontrakannya sendiri di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/6/2026) malam. Diketahui, korban berinisial R yang ditemukan temannya dalam posisi telungkup.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, rekannya menemukan jasad korban mendatangi kontrakan.

"Korban berinisial R, ditemukan teman korban dan pemilik indekos," kata Andi, Rabu (3/6/2026).

1. Kondisi pintu kontrakan terkunci dari luar

Polisi melakukan pemeriksaan di TKP pembunuhan pedagang cilok di Cikupa (dok. Polresta Tangerang)

Andi mengungkapkan, saat teman korban datang, ia menemukan kondisi pintu kontrakan terkunci dari luar. Merasa curiga, ia pun berinisiatif untuk memanggil pemilik kontrakan agar pintu bisa dibuka menggunakan kunci cadangan.

"Saat dibuka korban sudah ditemukan meninggal dunia," katanya.

2. Teman satu kosan korban menghilang

Pexels/kat wilcox (ilustrasi kasus pembunuhan)

Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui tinggal di indekos tersebut bersama rekannya. Indra pun menegaskan, saat ini teman indekos korban pun dalam pengejaran.

"Korban pun diketahui baru ngontrak selama 10 hari bersama rekannya," ujarnya.

3. Diduga, korban meninggal akibat tindak pembunuhan

Pexels/Aviz Media (ilustrasi kasus pembunuhan)

Lanjut dia, korban terindikasi meninggal karena pembunuhan. Oleh karena itu, petugas polisi langsung bergerak memeriksa saksi, barang bukti, termasuk menyisir sekitar lokasi guna mendapatkan bukti petunjuk.

"Terkait korban, kami masih menunggu hasil autopsi. Penyelidikan masih terus kami lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap," ungkapnya.

Editorial Team

Related Article