Pembelian Online Meningkat Jelang Lebaran, Pengiriman Kargo Membludak

- Menjelang Lebaran 2026, Garuda Indonesia mencatat lonjakan kinerja kargo internasional hingga 23 persen atau sekitar 20 ton per hari akibat meningkatnya belanja online dan mobilitas masyarakat.
- Kargo domestik juga naik 3 persen atau sekitar 5 ton per hari dengan komoditas utama seperti produk e-commerce, hasil laut, dan general cargo menuju berbagai rute dalam dan luar negeri.
- Garuda Indonesia mengoperasikan tiga gudang kargo berkapasitas total hampir 20 ribu meter persegi dengan lebih dari 400 personel untuk menangani rata-rata pengiriman harian mencapai 367 ton.
Tangerang, IDN Times - Meningkatnya pembelanjaan online di e-commerce membuat pengiriman kargo, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta, membludak jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Salah satunya dialami oleh maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim mengungkapkan, sepanjang periode Ramadan hingga menjelang Lebaran tahun ini yang jatuh pada bulan Maret 2026, mencatatkan peningkatan performa kinerja kargo internasional sedikitnya 23 persen atau setara 20 ton per hari jika dibandingkan dengan bulan Februari 2026 atau periode sebelum Ramadan.
"Meningkatnya mobilisasi masyarakat pada momentum liburan lebaran tahun ini, didukung dengan tingginya permintaan konsumen dari sisi e-commerce menjadi faktor utama pertumbuhan traffic kargo Garuda Indonesia," kata Reza, Kamis (19/3/2026).
1. Kargo domestik meningkat 3 persen atau 5 ton per hari

Untuk kargo domestik, Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan sebesar 3 persen atau sekitar 5 ton per hari pada periode yang sama. Adapun jenis komoditas angkutan kargo mayoritas yang diangkut, diantaranya: general cargo, fishery & sea product, dan e-commerce, yang diterbangkan menuju berbagai rute domestik seperti Denpasar, Medan, Makassar, Balikpapan, dan Pekanbaru, serta rute internasional yang meliputi Singapura, Jeddah, Shanghai, Incheon, dan Haneda.
"Tentunya kami siap full support dalam melayani kebutuhan logistik masyarakat selama 24 jam per hari,” jelas Reza.
2. Ada 3 gudang yang melayani pengiriman kargo di Bandara Soetta

Seluruh pengiriman angkutan kargo tersebut didukung melalui fasilitas 3 gudang kargo Garuda Indonesia dengan total kapasitas lebih dari 19.929 meter persegi (m2) yang terdiri dari gudang kargo domestik, gudang ekspor dan gudang impor, dan dioperasikan oleh lebih dari 400 personel setiap harinya yang terdiri dari petugas cargo handling, petugas aviation security, serta porter dengan penyesuaian jumlah personel sesuai dengan waktu terpadat per hari pada momentum peak season.
"Meningkatan performa kargo tersebut selaras dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat atas pengiriman barang selama libur Lebaran kali ini," jelasnya.
3. Setiap hari, 367 ton kargo diterbangkan

Di sisi yang lain, khusus pada periode mendekati peak season lebaran 2026, secara year-on-year (YoY) Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan performa kargo domestik sedikitnya sebesar 5 persen, serta performa kinerja kargo internasional yang meningkat sebesar 12 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Sementara itu, Garuda Indonesia menerbangkan rata-rata pengiriman kargo sebesar 241 ton perhari untuk rute domestik, serta rata-rata pengiriman kargo sebesar 124 ton perhari untuk rute internasional.
“Ke depan, Garuda Indonesia akan terus mengoptimalkan kesiapan operasional kargo guna mengantisipasi peningkatan trafik logistik pada periode peak season tanpa mengurangi kualitas layanan penerbangan penumpang,” kata Reza.


















