Pemkab Lebak Belum Laksanakan MBG, Ini Alasannya

- Pemerintah Kabupaten Lebak belum melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena belum ada petunjuk pelaksanaan dari pemerintah pusat.
- Program MBG akan menyasar para siswa mulai dari TK hingga SMA dan juga ibu hamil serta menyusui, dengan anggaran Rp10.000 per porsi.
- Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak mengatakan belum ada informasi mengenai pelaksanaan MBG, hanya diminta data siswa saat rapat koordinasi.
Lebak, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak belum melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alasannya, belum adanya petunjuk pelaksanaan program ini dari pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, Budi Santoso mengatakan, piahaknya belum bisa menyiapkan berbagai hal yang dibutuhkan untuk melaksanakan program MBG.
“Kami belum bisa menyiapkan, karena juknis (petunjuk teknis) dari pemerintah pusat belum ada,” kata Budi, Selasa (7/1/2024).
1. Pemerintah akan memberikan MBG dari TK sampai SMA

Program MBG direncanakan tidak hanya menyasar para siswa mulai dari TK hingga jenjang SMA, namun juga akan diberikan kepada ibu hamil dan menyusui.
Adapun anggaran MBG pun sudah ditetapkan pemerintah, yakni Rp10.000 per porsi.
2. Dinas Pendidikan Lebak belum menerima informasi terkait

Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak, Maman Suryaman mengatakan, belum ada informasi mengenai bagaimana pelaksanaan MBG. Pihaknya baru sebatas diminta data siswa.
“Ke dinas belum ada info apa-apa soal siapa nanti yang mengelola, uangnya dari mana dan kapan mulai pelaksanaannya,” kata Maman.
3. Dindik Lebak baru diminta mengirimkan data siswa, termasuk swasta

Maman mengaku, saat rapat koordinasi (rakor), pihaknya baru hanya diminta jumlah siswa dari mulai TK, SD dan SMP.
“Yang diminta semua, baik negeri ataupun swasta. Belum, belum ada pembahasan di kami, tapi tidak tahu kalau di pemkab ya,” katanya.



















