Keluarga Diimbau Tak Jemput Jemaah Haji di Bandara Soetta

- Sebanyak 836 jemaah haji dari Pondok Gede dan Bekasi akan tiba pertama di Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Juni 2026 setelah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
- Pihak bandara mengimbau keluarga tidak menjemput langsung di terminal kedatangan, karena jemaah akan diberangkatkan ke debarkasi masing-masing untuk menjaga kelancaran arus kepulangan.
- Terminal 2F disiapkan sebagai pusat layanan haji dengan fasilitas lengkap, termasuk penanganan bagasi dan layanan kesehatan, guna memastikan proses kepulangan lebih aman dan tertib.
Tangerang, IDN Times - Sebanyak 836 jemaah haji debarkasi Pondok Gede dan Bekasi akan menjadi yang pertama pulang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Juni 2026 besok. Ratusan jemaah haji tersebut pulang setelah 1 bulan lebih berada di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji.
"Jumlah tersebut terdiri atas 391 jemaah Debarkasi Pondok Gede dan 445 jemaah Debarkasi Bekasi, yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, Minggu (31/5/2026).
1. Keluarga diimbau melakukan penjemputan di debarkasi masing-masing, bukan di bandara

Untuk menjaga kelancaran arus kedatangan, jemaah yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan terlebih dahulu diberangkatkan menuju debarkasi masing-masing sebelum kembali ke daerah asal dan bertemu dengan keluarga.
"Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional," jelas Heru.
2. Mereka bakal kembali tiba di Terminal 2F

Adapun, kepulangan ratusan jemaah haji tersebut tetap akan terpusat di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Heru pun memastikan kesiapan fasilitas, personel, dan dukungan operasional telah disiagakan untuk memastikan proses kepulangan jemaah berlangsung aman, lancar, dan tertib hingga akhir operasional haji.
“Kami memastikan seluruh aspek pelayanan, mulai dari kesiapan fasilitas, pengaturan alur kedatangan, dukungan personel operasional, hingga koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, telah dipersiapkan secara optimal agar proses kepulangan jemaah dapat berlangsung aman, lancar, dan tertib,” ujar Heru.
3. Sistem penanganan bagasi hingga fasilitas kesehatan juga bersiaga untuk jemaah haji yang tiba di Bandara Soetta

Heru menjelaskan bahwa seluruh proses kedatangan jemaah dipusatkan melalui Terminal 2F yang telah disiapkan sebagai terminal layanan haji. Berbagai fasilitas pendukung juga telah dipastikan siap beroperasi, mulai dari area kedatangan, sistem penanganan bagasi, fasilitas kesehatan, hingga pengaturan pergerakan kendaraan dan bus pengangkut jemaah menuju debarkasi masing-masing.
Selain itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder serta pemangku kepentingan guna memastikan setiap tahapan kepulangan berjalan dengan baik.
"Kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan operasional haji. Kami akan terus menjaga koordinasi dan kesiapan layanan agar seluruh proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar hingga kloter terakhir tiba di Tanah Air,” tambah Heru.
Sebagai informasi, secara keseluruhan, selama fase kepulangan haji yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026 Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan melayani kedatangan 34.853 jemaah haji yang tergabung dalam 84 kelompok terbang (kloter). Jumlah tersebut terdiri dari 8.701 jemaah Debarkasi Pondok Gede, 12.092 jemaah Debarkasi Bekasi, 9.096 jemaah Debarkasi Banten, serta 4.964 jemaah feeder Lampung.
"Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M serta memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga kedatangan kloter terakhir," pungkasnya.



















