Kepulangan Jemaah Haji Melalui Bandara Soetta Dimulai 1 Juni 2026

- Kepulangan jemaah haji 2026 melalui Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan mulai 1 Juni hingga 30 Juni 2026 dengan persiapan fasilitas dan personel untuk memastikan kelancaran operasional.
- Terdapat 84 kloter berjumlah total 35.017 jemaah yang akan pulang melalui Bandara Soetta, setelah seluruh kloter keberangkatan sebelumnya dinyatakan tuntas diberangkatkan dari empat embarkasi.
- Pelayanan keberangkatan tercapai penuh untuk kloter, namun hanya sekitar 99 persen jemaah yang berangkat dari rencana awal, dengan Terminal 2F difungsikan sebagai pusat layanan haji terintegrasi.
Tangerang, IDN Times - Kepulangan jemaah haji 2026 melalui Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan akan dimulai pada 1 Juni 2026 mendatang. Rencananya, proses kepulangan tersebut akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni 2026.
“Kami kini fokus mempersiapkan operasional kepulangan jemaah haji ke Tanah Air dengan memastikan kesiapan fasilitas, infrastruktur, serta personel operasional agar proses kedatangan jemaah nantinya dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, Jumat (22/5/2026).
1. Ada 84 kloter yang akan pulang melalui Bandara Soetta

Heru mengungkapkan, nantinya akan ada 84 kloter jemaah haji yang pulang melalui Bandara Soekarno-Hatta dengan total ada 35.017 jemaah haji. Pihaknya pun berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik serta mendukung kelancaran operasional penerbangan.
"Termasuk pada periode layanan khusus seperti angkutan haji,” kata Heru.
2. Seluruh kloter keberangkatan melalui Bandara Soetta tuntas

Sementara, saat ini, dari 84 kloter keberangkatan calon jemaah haji telah tuntas diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta. Tuntasnya keberangkatan jemaah haji dari 4 embarkasi tersebut ditandai dengan penerbangan 280 jemaah dengan maskapai Saudi Airlines nomor penerbangan SV5415.
"Penerbangan tersebut menjadi penutup fase keberangkatan haji tahun 2026 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," katanya.
Heru mengungkapkan, selama periode embarkasi haji, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani total 84 kelompok terbang (kloter) dengan jumlah jemaah mencapai 35.017 orang. Pelayanan keberangkatan tersebut meliputi embarkasi Bekasi sebanyak 28 kloter dengan total 12.092 jemaah, embarkasi Banten sebanyak 24 kloter dengan 9.201 jemaah, embarkasi Pondok Gede sebanyak 21 kloter dengan 8.854 jemaah, serta embarkasi Lampung sebanyak 11 kloter dengan total 4.870 jemaah.
“Kelancaran operasional haji tahun ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder serta pihak terkait," jelasnya.
3. Terdapat calon jemaah haji yang gagal berangkat

Secara akumulatif, capaian operasional keberangkatan haji di Bandara Soekarno-Hatta tercatat mencapai 100 persen untuk pelayanan kloter, sementara jumlah jemaah yang diberangkatkan mencapai sekitar 99 persen dari total rencana sebanyak 35.285 jemaah.
Selama periode angkutan haji, Terminal 2F difungsikan sebagai pusat layanan haji terintegrasi guna mendukung proses keberangkatan jemaah agar berjalan lebih nyaman dan efisien, termasuk pelaksanaan layanan Makkah Route bagi jemaah haji Indonesia. Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga mengoptimalkan kesiapan fasilitas dan pelayanan bagi jemaah lanjut usia serta jemaah berkebutuhan khusus.
"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang telah diberikan sehingga proses keberangkatan jemaah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Heru.


















