Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan Tergantung di Pohon Kebun Kota Serang

Polisi Tangkap Pembunuh Perempuan Tergantung di Pohon Kebun Kota Serang
ilustrasi garis polisi (pexels.com/kat wilcox)
Intinya Sih
  • Polisi Polresta Serang Kota menangkap pria berinisial S yang diduga membunuh BB, perempuan 41 tahun yang ditemukan tergantung di pohon rambutan di Cipocok Jaya.
  • Korban dilaporkan hilang sejak 11 Mei 2026 dan ditemukan tewas sepekan kemudian, dengan keluarga sejak awal mencurigai kematian korban bukan karena bunuh diri.
  • Hasil autopsi RS Bhayangkara menunjukkan adanya luka memar, robek akibat benda tumpul, serta tanda jeratan di leher yang menguatkan dugaan korban dibunuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Serang, IDN Times - Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota akhirnya mengungkap kasus tewasnya seorang perempuan berinisial BB (41) yang ditemukan tergantung di pohon rambutan di Lingkungan Pakel Pudak, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Polisi telah menangkap seorang pria berinisial S yang diduga sebagai pelaku pembunuhan. S disebut memiliki hubungan dekat dengan korban. Penangkapan itu dibenarkan Kepala Satuan Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, saat ditemui pada kegiatan pertandingan tenis Kapolda Cup di UH Tenis Center, Jumat (22/5/2026).

“Alhamdulillah semalam sudah ditangkap terduga pelaku pembunuhan wanita tergantung,” kata Alfano.

1. Polisi belum membeberkan kronologi dan motif pelaku

Dok. Istimewa/IDN Times
Dok. Istimewa/IDN Times

Meski demikian, Alfano belum membeberkan kronologi maupun motif pembunuhan tersebut. Polisi masih memintai keterangan terhadap pelaku agar dapat mengungkap secara terang kasus tersebut.

“Intinya sudah ketangkap semalam, kami yakini itu pelaku,” ujarnya.

2. Korban dinyatakan hilang sejak 11 Mei sebelum ditemukan tewas

Dok. Istimewa/IDN Times
Dok. Istimewa/IDN Times

Sebelumnya, warga Lingkungan Pakel Pudak digegerkan dengan penemuan jasad seorang wanita yang tergantung di pohon rambutan pada Senin (18/5/2026).

Pihak keluarga mengungkapkan korban diketahui telah hilang sejak 11 Mei 2026 sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia oleh warga.

Sejak awal, keluarga mencurigai korban bukan meninggal karena bunuh diri. Dugaan itu diperkuat hasil pemeriksaan forensik yang menemukan sejumlah luka memar dan tanda jeratan di tubuh korban.

3. Hasil autopsi ditemukan sejumlah luka memar ditubuh korban

Wanita ditemukan tewas tergantung di pohon ( Dok.warga/ pangky)
Wanita ditemukan tewas tergantung di pohon ( Dok.warga/ pangky)

Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, dr. Donald Rinaldi, sebelumnya menyebut temuan sementara mengarah bahwa korban bukan meninggal akibat bunuh diri. Selain ditemukan luka memar dan luka robek akibat benda tumpul, terdapat pula tanda jeratan di bagian leher korban.

“Kalau dugaan bunuh diri sih enggak, menurut saya karena banyak luka-luka. Di tangan kanan banyak memar dan ada luka robek akibat benda tumpul,” katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More